Usaha Joko Anwar Memanusiakan Wewe Gombel Dalam Antologi Horor 'FOLKLORE'

Tyssa Madelina | Sabtu, 15 September 2018 11:07 WIB
Usaha Joko Anwar Memanusiakan Wewe Gombel Dalam Antologi Horor 'FOLKLORE'

Kapanlagi.com - Setelah serial HALFWORLDS, Joko Anwar kembali bekerja sama dengan saluran HBO Asia. Ia terlibat dalam serial berjudul FOLKLORE yang menghadirkan enam cerita horor dari enam negara yakni Korea, Thailand, Malaysia, Jepang, Singapura dan tentunya Indonesia.

Joko dipercaya mengisi episode berbahasa Indonesia bertajuk A MOTHER'S LOVE. Uniknya, sosok yang diangkat oleh sutradara kelahiran Medan ini adalah mitos seram Wewe Gombel.

Bukan tanpa maksud, ada alasan tersendiri mengapa Joko menjadikan Wewe Gombel sebagai latar penceritaan. Karena dari sosok hantu wanita tersebut, bisa muncul sisi humanis yang begitu dalam.

"Banyak hal yang bisa digali dari sosok Wewe Gombel ini. Dia hantu wanita yang meninggal karena menginginkan anak. Di balik mitos tersebut ada sesuatu yang bikin film ini nggak cuma horor tapi juga emosional," tutur Joko dalam jumpa pers di Grand Hyatt, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).

1 dari 3 halaman

1. Memanusiakan Wewe Gombel

Dalam film yang dibintangi oleh Marissa Anita ini, Joko Anwar ingin coba memberi sudut pandang baru tentang sosok Wewe Gombel. Bahwa ternyata bila diulik lebih dalam ada moral story yang bisa dipelajari.

"Setiap orang sebenarnya memiliki historis dengan ibu mereka. Makanya akan bisa related banget dengan cerita Wewe Gombel ini. Dari segi fisik saja kenapa payudaranya bisa besar karena itu simbol dia punya banyak cinta untuk anak-anak (digunakan untuk menyusui). Makanya kita pertahankan bentuk itu," sambungnya.

2 dari 3 halaman

2. Ide yang Mengkristal

Ide yang Mengkristal © KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Penulisan skenario A MOTHER'S LOVE terbilang cukup cepat sebelum akhirnya draf tersebut dikirim untuk mendapat persetujuan pihak HBO. Ternyata ide tentang Wewe Gombel ini sudah mengkristal di pikiran Joko Anwar.

"Kebetulan aku tiap nulis skenario itu ngetiknya memang cepat tapi mikirnya udah dari lama. Nulisnya sebentar tapi pengkristalisasian cerita itu sudah lama banget. Di kepala aku saat ada ventilasinya langsung deh tuh (keluar). Misalnya, aku ada cerita tentang kasih sayang ibu, horor, eh tiba tiba HBO menawarkan untuk buat film, pas banget untuk dikeluarkan," curahnya.

3 dari 3 halaman

3. Tayang di TIFF

Dua episode FOLKLORE yakni A MOTHER'S LOVE besutan Joko Anwar dan POB besutan sutradara Thailand Pen-Ek Natanaruang diputar di Toronto International Film Festival ke-43. Ini menjadi yang pertama sebuah serial Asia tayang di segmen Primetime Programme sejak dimulai tahun 2015.

Bila penasaran seperti apa serunya Wewe Gombel dalam A MOTHER'S LOVE rasanya harus bersabar karena baru akan tayang pada 7 Oktober 2018 secara ekslusif di saluran HBO Asia. Lima episode lainnya menyusul tayang tiap hari Minggu.

(kpl/abs/tmd)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑