Wapres Boediono Akan Nonton 'SANG PENCERAH'

Darmadi Sasongko | 17 September 2010, 10:21 WIB
Wapres Boediono Akan Nonton 'SANG PENCERAH'
Kapanlagi.com - Wakil Presiden Boediono dijadwalkan akan menyaksikan film terbaru karya sutradara Hanung Brahmantyo, SANG PENCERAH, pada Jumat (17/09) malam. Informasi protokoler di Jakarta menyebutkan, wapres akan menyaksikan film tentang perjalanan pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan itu, di Plaza Indonesia.

Film yang mulai diputar di seluruh bioskop di Indonesia sejak hari pertama setelah Lebaran 2010 itu, diproduksi PT Multivision Plus (MVP) Jakarta dan didukung penuh PP Muhammadiyah.

Wapres direncanakan didampingi Ibu Herawati dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin sebagai pengundang.

Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat mengatakan, Wapres Boediono tertarik menerima ajakan Din Syamsuddin karena SANG PENCERAH bercerita tentang perjuangan sosok pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan.

Boediono dalam Muktamar Muhammadiyah silam, ditetapkan sebagai warga kehormatan organisasi Islam terbesar di Tanah Air itu. Bahkan Boediono juga sempat mengenyam pendidikan sekolah dasar Muhammadiyah di Blitar.

"Jadi wajar jika Bapak Boediono tertarik menyaksikan film tersebut," kata Yopie.

Film SANG PENCERAH bercerita tentang pemuda bernama Darwis muda (Ihsan Taroreh) yang kemudian mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan. Pemuda usia 21 tahun yang saat itu pulang dari Mekah merasa gelisah atas pelaksanaan syariat Islam yang melenceng ke arah Bid`ah dan kesesatan.

Melalui suraunya Ahmad Dahlan (Lukman Sardi) mengawali pergerakan dengan mengubah arah kiblat yang salah di Masjid Besar Kauman. Tindakan itu mengakibatkan kemarahan seorang kiai penjaga tradisi, Kiai Penghulu Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo) sehingga surau Ahmad Dahlan dirobohkan karena dianggap mengajarkan aliran sesat.

Ahmad Dahlan juga dituduh sebagai kyai kafir hanya karena membuka sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda.

Tak hanya itu, Ahmad Dahlan juga dituduh sebagai kiai kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan cendekiawan Jawa di Budi Utomo.

Tapi tuduhan tersebut tidak membuat pemuda Kauman itu surut. Dengan ditemani isteri tercinta, Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca) dan lima murid setianya yakni Sudja (Giring Nidji), Sangidu (Ricky Perdana), Fahrudin (Mario Irwinsyah), Hisyam (Dennis Adishwara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif), kemudian Ahmad Dahlan membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai perkembangan zaman, sehingga tidak diinjak-injak.   (antara/dar)

Editor:  

Darmadi Sasongko