Aktor Ini Pernah Menolak Menjadi Batman, Kenapa?

Angga S Priyono | 23 Agustus 2014, 14:51 WIB
Aktor Ini Pernah Menolak Menjadi Batman, Kenapa?

Kapanlagi.com - Setelah lebih dari 20 tahun, Pierce Brosnan membawa kabar mengejutkan. Ia mengaku pernah menolak sebuah peran besar untuk sebuah film saat itu. Sekarang ia mulai meragukan, apakah keputusannya benar atau salah.

Pierce Brosnan mengungkapkan bahwa ia pernah berada dalam tahap untuk memerankan sosok Batman di tahun 80an, tapi ia membuang kesempatan itu karena ia 'tidak dapat menerimanya secara serius'. Bintang James Bond itu mengatakan ia hampir saja mengambil peran tersebut untuk film arahan Tim Burton itu, sebelum akhirnya Michael Keaton mengambil jubah hitam darinya.

'Saya pergi untuk menemui Tim Burton untuk peran Batman, tapi saya tidak dapat menganggapnya itu dengan serius, setiap orang yang mengenakan pakaian dalam di luar tidak bisa dianggap secara serius. Dan di situlah letak kekonyolannya, Saya pikir itu hanya lelucon, saya pikir ... tapi apa saya salah?'

Pierce Brosnan © KapanLagi.com®Pierce Brosnan © KapanLagi.com®

Ia memang saat itu tidak pernah membayangkan bahwa karya dari Tim Burton akan begitu meledak dan disukai banyak orang. Bahkan ketika Christopher Nolan membuat reboot Batman dengan triloginya, ia mengambil unsur-unsur dari versi tahun 1989. Pierce Brosnan sungguh melewatkan kesempatan besar. 

Merasa menjelek-jelekkan karakter Batman akhirnya ia memberikan penjelasan lebih lanjut, "Jangan salah tangkap, saya menyukai Batman. Ketika saya kecil, di Irlandia, kami suka memakai jas hujan dan diikatkan di leher dan meluncur di atap ..."

Gagal menjadi Batman, Pierce Brosnan akhirnya tetap bekerja sama dengan Tim Burton, akan tetapi dengan skala dan kualitas yang jauh berbeda. Ia bermain dalam MARS ATTACK dan menyanjung sang sineas dengan menyebutnya sebagai 'pendongeng yang unik'.

Pierce Brosnan sungguh melewatkan kesempatan berharga yang mungkin bisa mengubah karirnya. Ia bisa menjadi aktor asal dataran Inggris Raya pertama pemeran Batman. Jika saja ia tidak terlalu memikirkan celana dalam.

(dig/sic)

Editor:   Angga S Priyono