Apakah Kamu Termasuk Yang Lalai Melihat Cacat Dalam Film Ini?

Mahardi Eka Putra | Rabu, 01 Oktober 2014 07:01 WIB
Apakah Kamu Termasuk Yang Lalai Melihat Cacat Dalam Film Ini?
Kapanlagi.com - Hitchcock dan Capra adalah beberapa nama yang dianggap sebagai legendanya perfilman Hollywood. Hal tersebut dikarenakan mereka tutur serta dalam pembuatan film legendaris pula. Film-film yang telah mereka garap seperti misalnya NORTH BY NORTHWEST atau CITIZEN KANE adalah beberapa judul yang hingga era modern ini dianggap sebagai karya agung perfilman.

Seberapa agungkah karya tersebut, kalau nyatanya film-film tersebut mengandung beberapa kejanggalan. Hal-hal janggal tersebut sepertinya tenggelam oleh besarnya nama film tersebut. Orang menjadi lupa bahwa film legendaris itu pun punya cacat.

Listverse telah mendata beberapa film yang punya cacat dan janggal tapi banyak orang lebih memilih untuk mengacuhkannya.

1 dari 5 halaman

1. JURASSIC PARK (1993)

JURASSIC PARK (1993)
Sutradara Steven Spielberg berhasil membuat novel Michael Crichton jadi film keluarga paling menarik di eranya. Salah satu yang menarik dari filmnya ini apa lagi kalau bukan aksi para dinosaurusnya di sepanjang film, mulai dari si raksasa Brontosaurus sampai yang super mengerikan, Tyranosaurus Rex.

Steven menggarap filmnya ini dengan penuh konsistensi ketegangan dari awal hingga akhir. Sayang, ending film ini sedikit di luar nalar. Saat Dr. Alan Grant (Sam Neill), dan kekasihnya Dr. Sattler (Laura Dern) serta dua cucu pendiri Jurassic Park dikejar raptor, mereka berlari hingga jatuh ke lobi depan gedung utama. Mereka pun terjepit di antara kepungan dua raptor ganas yang siap menyergap mereka. Beruntung tepat di saat si Raptor hendak menyerang mereka, ada T-Rex yang menggigitnya terlebih dahulu.

Penonton tentunya senang dengan ending ini, tapi di saat yang sama juga muncul pertanyaan, bagaimana T-Rex tersebut dapat masuk ke lobi utama? Sedangkan kita tahu dari di awal filmnya bahwa lobi gedung tersebut sangatlah kecil. Kalau pun sang T-Rex mendobraknya, harusnya ada lubang sebesar T-Rex di pintu tersebut.

2 dari 5 halaman

2. TITANIC (1997)

TITANIC (1997)
Kedigdayaan TITANIC karya James Cameron terletak pada otentisitasnya yang mengagumkan. Sang sutradara mengaku mencurahkan seluruh tenaga dan perasaannya dalam menggarap film ini. Sebanyak US$ 200 juta ia keluarkan dalam menggarap filmnya ini. Jumlah yang tidak sedikit dan menjadi rekor termahal dalam pembuatan film di tahun 1990-an akhir.

Otentisitas tersebut terlihat dari kostum dan semua propertinya. Kecuali satu hal, sejarah seninya. Seperti yang sudah diketahui banyak orang, Pablo Picasso belumlah dikenal luas sampai pada tahun 1912, tapi Cameron memilih untuk memasang lukisannya yang dibuat pada tahun 1907 “Les Demoiselles d'Avignon” sebagai satu dari koleksi Rose (Kate Winslet). Well, 11 piala Oscar tak dapat menyelamatkanmu dari kebohongan satu ini, Cameron.

3 dari 5 halaman

3. MEMENTO (2001)

MEMENTO (2001)
Tokoh utama dalam film ini punya permasalahan yang serius. Petugas asuransi Leonard (Guy Pearce) sedang berusaha memburu pembunuh dan pemerkosa istrinya. Namun ada sedikit hambatan untuk melakukannya, dia punya penyakit kehilangan memori jangka pendek. Untuk mengatasi permasalahannya ini, ia lalu membuat tato tentang fakta-fakta yang ia temukan di tubuhnya sendiri.

Celah besar pun terkuak dalam film yang katanya salah satu film terbaik Nolan ini. Kenangan terakhir Leonard adalah bahwa istrinya mati dibunuh. Jika benar demikian, bukankah seharusnya ia tak ingat dengan pembunuhan tersebut sedari awal. Bukankah ia tak perlu repot menato seluruh tubuhnya karena memang ia tak ingat punya istri yang dibunuh. Bagaimana menurutmu?

4 dari 5 halaman

4. NORTH BY NORTHWEST (1959)

NORTH BY NORTHWEST (1959)
Dalam film ini, Roger Thornhill (Cary Grant) disangkakan sebagai seorang mata-mata. Hal tersebut memaksanya melarikan diri dari kejaran musuh dan juga bercinta dengan seorang wanita berambut pirang yang sama sekali tak ia kenal sebelumnya. Kisahnya memang hebat, tapi bukan itu yang membuat film ini dikenang.

Adegan pembunuhan tokoh utamanya jadi paling disorot sebab digarap dengan sedemikian anehnya. Bayangkan saja, bila kamu jadi tokoh antagonisnya. Kamu berhasil menjebak Thornhill untuk datang ke sebuah perkebunan gersang di Illinois. Apa yang akan kamu lakukan untuk membunuhnya? Pakai bom, menyewa sniper, atau membakarnya dengan pelontar api? Sutradara Hitchcock punya cara lain. Ia membuat musuh Thornhill mengirimkan pesawat penebar pupuk untuk menabrak sang tokoh utama. Sedikit lebay bukan?

5 dari 5 halaman

5. GONE WITH THE WIND (1939)

GONE WITH THE WIND (1939)
Director Frank Capra pernah berujar bahwa sineas mana pun sebaiknya tak membuat film di tahun yang sama dengan perilisan film GONE WITH THE WIND. Pasalnya film ini unggul di segala aspek, mulai dari efek spesial sampai akting para pemainnya. Dan itu memang benar, film ini pun akhirnya keluar sebagai Film Terbaik Oscar di tahun tersebut.

Apakah sesempurna itu? Tentu tidak. Besarnya skala pembuatan film ini membuatnya rentan dengan sedikit cacat di sana-sini. Itu benar adanya karena film ini menyertakan sebuah dialog yang dirasa para kritikus film mencatumkan sejarah Perang Sipil di Amerika yang tidak akurat.

Dalam sebuah adegan, Gerald O'Hara (Thomas Mitchell) datang membawa kabar baik, "Katie, Scarlett! Sudah berakhir. Sudah berakhir. Perangnya berakhir. Lee menyerah!" Sungguh disayangkan karena menurut sejarah yang sebenarnya, berakhinya Perang Saudara bukan karena menyerahnya Jenderal Lee, melainkan menyerahkan Jenderal Kirby, 47 hari kemudian.

(lis/dka)


Editor:  

Mahardi Eka Putra

↑