Dear Hulk, Jangan Pernah Main Film Sendirian Ya

Mahardi Eka Putra | 04 Agustus 2014, 15:51 WIB
Dear Hulk, Jangan Pernah Main Film Sendirian Ya

Kapanlagi.com - Mark Ruffalo memberi bocoran kepada kita bahwa film solo HULK akan segera dibuat dalam waktu dekat. So, raksasa berwarna hijau yang menjadi anggota THE AVENGERS ini akan beraksi sendirian di layar lebar. Reaksimu seperti apa? Antusias, biasa saja, atau bahkan merasa bahwa hal tersebut tak diperlukan? Bingung ya...

Dalam sejarah layar lebarnya, tokoh Hulk memang tak semujur rekan-rekannya dalam THE AVENGERS. Si zirah baja Iron Man berhasil menjadi film terlaris sepanjang masa dalam film ketiganya. Sedangkan THOR dan CAPTAIN AMERICA berhasil masuk jajaran box office lewat dua film terbaru mereka, THOR: THE DARK WORLD serta CAPTAIN AMERICA: THE WINTER SOLDIER. Dua film Hulk yakni HULK dan THE INCREDIBLE HULK tak terlalu fantastis dalam perolehan tiketnya. Apa sebabnya?

Mari pertama kita bahas film HULK garapan Ang Lee yang dibintangi oleh Eric Bana. Film layar lebar pertama Hulk ini sayangnya tak begitu difavoritkan oleh para penggemar komiknya. Apa alasannya? Dari sisi kualitas filmnya, Ang Lee sebenarnya tak gagal dalam menggarap film dari segi cerita dan teknisnya. Hanya saja, Ang Lee melupakan bahwa kisah Hulk adalah adaptasi komik.

Sutradara pemenang Oscar itu Lee menggarapnya terlalu serius layaknya drama kehidupan yang kelam. Ia memberi porsi lebih kepada hubungan antara Bruce Banner (Eric Bana) dengan Betty Ross (Jennifer Connelly). Sampai mendekati ending film baru kita bisa melihat si raksasa hijau itu mengamuk dengan gaharnya. Itulah sebetulnya yang ditunggu penonton. Ang Lee terlambat mengeluarkannya dalam film. 

Hulk versi Ang Lee lebih banyak berkutat dengan masalah pribadi.Hulk versi Ang Lee lebih banyak berkutat dengan masalah pribadi.

Tak mau mengulang kesalahan untuk kedua kalinya, THE INCREDIBLE HULK, benar-benar menawarkan rasa baru. Hulk yang kali ini diperankan oleh Edward Norton adalah Hulk yang garang dan super kuat serta tak ragu bertarung keras dengan musuh-musuhnya. Sejak awal filmnya, penonton akan disajikan adegan tegang saling kejar antara Bruce Banner / Hulk dengan para tentara.

Sisi psikologis dari para tokohnya memang masih disertakan tapi hanya dalam takaran yang sangat kecil. Penonton langsung dibuai dalam rentetan adegan aksi sang raksasa hijau dan tembak-menembak para tentara. Terbukti reaksi yang didapat lebih positif dari yang pertama.

Untuk menambah tensi cerita, Hulk dalam film ini pun mendapat lawan yang sepadan, yakni Abomination. Dalam versi komiknya, tokoh tersebut adalah main villain dari sang Hulk sendiri. Apakah yang demikian bisa membuat penonton benar-benar ingat akan Hulk? Tidak juga. Ada yang kurang dalam racikan versi kedua ini.

Versi THE INCREDIBLE HULK lebih garang lagi.Versi THE INCREDIBLE HULK lebih garang lagi.

Penampilan Hulk yang mencuri perhatian justru terdapat dalam film THE AVENGERS (2012) di mana ia tidak menjadi tokoh utamanya. Hulk yang hadir sebagai anggota tim ini lebih terasa emosinya sebagai manusia. Ia tak hadir sebagai raksasa hijau penghancur saja. Kamu bisa melihat ada sisi humoris di dalamnya saat ia dengan nakal memukul Thor atau saat ia dengan santai membanting Loki di saat adik Thor itu sedang berorasi.

Sisi menarik dari seorang Hulk dalam THE AVENGERS hadir saat ia berinteraksi dengan anggota Avengers lainnya. Aksinya jadi tak melulu menghantam dan berjibaku dengan lawannya. Ia marah, ia bercanda, tapi juga melindungi kawannya dan bersenang-senang dengan kekuatannya yang luar biasa tersebut. Joss Whedon, sutradara THE AVENGERS pun menghadirkan adegan yang pasti buatmu trenyuh dengan Hulk sebagai lakonnya. Dari banyak superhero yang ada di THE AVENGERS, ia lah yang menyelamatkan Iron Man saat terjatuh di babak akhir cerita.

Tampaknya versi Hulk yang hadir tak sendirian lebih terasa menyegarkan daripada Hulk yang tampil seorang diri melawan musuhnya. Penonton ingin Hulk yang lebih humoris. Dan kami juga demikian. Bagaimana denganmu?

Hulk dalam THE AVENGERS sangat perhatian dengan Iron Man.Hulk dalam THE AVENGERS sangat perhatian dengan Iron Man.

(kpl/dka)

Editor:   Mahardi Eka Putra