Film Ini Sertakan Adegan Telanjang, Tapi Bukan Pornografi

Mahardi Eka Putra   | Kamis, 30 Oktober 2014 23:01 WIB
Film Ini Sertakan Adegan Telanjang, Tapi Bukan Pornografi
dok. istimewa

Kapanlagi.com - Reaksi penonton pastilah berbeda-beda jika mereka melihat adegan telanjang dalam film yang mereka tonton. Apalagi penonton Indonesia yang memang tak menyetujui adegan semacam itu dimasukkan dalam film layar lebar. Oleh karenanya adegan semacam ini tak akan kita temukan dalam film-film Indonesia.

Berbeda dengan apa yang ada di Indonesia, film Hollywood justru mengumbar adegan telanjang. Dari berbagai macam genre, adegan yang demikian selalu ada. Mulai dari film drama, komedi, hingga sampai film horor sekali pun.

Namun perlu dipahami bahwa tidak semua adegan telanjang semata dihadirkan untuk merangsang nafsu para penontonnya. Beberapa di antaranya diperlukan dalam jalan cerita filmnya. Beberapa di antaranya juga disertakan sebagai pemancing tawa. Jika demikian, tentunya film tersebut tak bisa dikatakan film porno. (wat/dka)

1. Lari Telanjang di Jalanan

Will Ferrell dalam sejarahnya adalah komedian yang selalu menunjukkan antusiasmenya, termasuk dalam hal ini dalam bertelanjang dada. Percaya atau tidak, coba tonton film-film yang telah ia bintangi, dipastikan ada adegan di mana dirinya sama sekali tak mengenakan baju.

Khusus untuk dalam film satu ini, ia melakukannya dalam tingkatan yang lebih tinggi dalam film OLD SCHOOL. Dalam filmnya ia memerankan sosok Frank “the Tank” yang doyan berpesta. Layaknya sebuah pesta, Frank pun akhirnya kebablasan dalam menikmatinya. Terlalu banyak minuman yang ia tenggak sehingga ia mabuk berat. 

Di kala mabuk itulah ia langsung memutuskan jogging saat malam hari, tanpa busana.

2. Telanjang Lalu Diputusin, OMG

Peter Bretter (Jason Segel) punya rekor bercinta yang panjang dengan kekasihnya, Sarah Marshall (Kristen Bell). Oleh karenanya setiap kekasihnya itu berkunjung ke rumahnya, yang dilakukan pertama kali oleh Peter adalah mengajaknya bercinta. 

Suatu ketika ia baru saja mandi dan hanya mengenakan handuk saja. Kemudian Sarah datang mengunjunginya. Sontak Peter langsung mengajaknya bercinta. Sayang, Sarah datang membawa kabar lain, bahwa ia ingin putus.

Diputuskan dalam keadaan telanjang, apa reaksi Peter? Ia menangis secara menyedihkan. Lihat secara lengkapnya di film FORGETTING SARAH MARSHALL (2008).


 

3. Adegan Mandi Bersama, Tapi ....

Tontonlah banyak film Hollywood, maka kamu tak akan asing dengan adegan mandi dalam bathtub. Mulai dari adegan mandi anak kecil sampai orang dewasa pernah dimasukkan dalam filmnya. 

Khusus untuk adegan orang dewasa, biasanya mereka yang cantik dan seksi yang ditampilkan dalam adegan mandi tersebut. Namun tidak dalam film ABOUT SCHMIDT (2002). Dalam film drama tersebut yang mandi justru adalah sosok wanita tua yang diperankan Kathy Bates. Nah lho jadi ndak seksi lagi kan?

4. Kelihatan Pantatnya Tuh

SOMETHING'S GOTTA GIVE (2003) mungkin bisa dianggap sebagai drama generik yang menceritakan romantisme ala Amerika. Namun harus diakui bahwa cerita satu ini unggul dari akting kedua tokoh utamanya yang diperankan oleh Jack Nicholson dan Diane Keaton. Mau tahu totalitas akting mereka? 

Coba tonton filmnya secara utuh, maka masing-masing dari mereka kaan melakukan adegan telanjang secara lucu dan komikal sehingga tak terkesan porno. Keduanya tampil alami ketika melakoninya. Usut punya usut ternyata keduanya tak tahu bahwa akan adegan tersebut dalam filmnya. 

Diane harus tampil bugil ketika berada dalam rumah, sedang Jack Nicholson hanya memperlihatkan pantatnya kepada penonton dari balik baju rumah sakit.

5. Pertarungan Sambil Telanjang

Percayalah, saat melihat adegan telanjang satu ini, pikiranmu akan menebaknya sebagai sebuah adegan paling konyol. Bagaimana tidak apabila yang telanjang adalah dua pria dewasa gara-gara berebut majalah porno.

Dalam BORAT (2006), Sasha Baron Cohen berperan sebagai Borat, warga Kazakhstan yang merantau ke Amerika bersama dengan teman pria tuanya. Tujuannya ke Amerika selain belajar sejarah, juga ingin bertemu dengan Pamela Anderson. Betapa marahnay dia saat partner merantaunya tersebut menggunakan majalah porno miliknya dengan gambar Pamela Anderson sebagai alat untuk memuaskan diri. 

Maka terjadilah pertarungan telanjang paling menjijikkan dalam sejarah perfilman.

Editor:   Mahardi Eka Putra