Menikmati Tokoh Kartun Idola Yang Tak Lagi Imut dan Lucu

Mahardi Eka Putra | 31 Agustus 2014, 22:31 WIB
Menikmati Tokoh Kartun Idola Yang Tak Lagi Imut dan Lucu
Kapanlagi.com - Menengok kembali ke parade film musim panas lalu, apakah kamu sadar bahwa beberapa di antaranya adalah versi baru film kartun yang kita gemari dulu? Jika kamu besar di tahun 80-90an, maka kamu pasti akrab dengan robot-robot TRANSFORMERS dan juga para kura-kura ninja di TEENAGE MUTANT NINJA TURTLES. Dua film tersebut ada dalam daftar film musim panas yang laris ditonton tahun ini.

Melihat film kartunnya dahulu, apa yang ada dalam benakmu? Orang bisa menjawab berbeda-beda, tapi yang pasti film kartun tersebut menampilkan penampilan tokoh yang lucu. Tak percaya? Lihat penampilan mereka di bawah ini.

Robot-robot TRANSFORMERS yang mirip seperti mainan.Robot-robot TRANSFORMERS yang mirip seperti mainan.

  

Kura-Kura Ninja pun terlihat gemuk dan lucu.Kura-Kura Ninja pun terlihat gemuk dan lucu.

Lucu dan untuk konsumsi anak-anak. Itulah dua kesan yang tergambar saat menonton kedua serial tersebut dalam versi film kartunnya. Terlepas dari cerita yang menarik, kartun punya kelebihan dalam hal visualisasi. Kamu juga pasti mendapatkan kesan yang sama bukan saat menonton kedua film kartun tersebut? 

Kesan itu nyatanya tak terlalu diutamakan dalam film layar lebar yang terinspirasi oleh film kartun di atas. Alih-alih menampilkan sesuatu yang lucu sebagai jualan filmnya, adaptasi film kartun dewasa ini makin diseret ke arah realitas. 

Ya, film adaptasi kartun yang terlalu lucu dan imajinatif jelas tak akan laku keras dan juga kurang keren. Ambil contoh Transformers. Dalam film kartunnya, para robot baik Autobots atau pun Decepticon tak akan dengan mudahnya meluluhlantakkan sebuah kota dalam pertempuran. Namun apa yang terjadi dalam keempat film layar lebar TRANSFORMERS, para robot ini dengan ganasnya baku tembak dan membuat setiap kota yang menjadi lokasi pertempuran hancur lebur.

Dari segi penampilan pun sudah tak perlu dikatakan lagi perbedaannya, itu teramat jelas. Jika dalam versi kartunnya, para robot tersebut terlihat seperti mainan dengan desainnya yang sederhana, maka dalam film layar lebarnya mereka benar-benar seperti robot canggih yang datang bukan dari Bumi ini. 

Lain lagi dengan TEENAGE OF MUTANT NINJA TURTLES yang para tokohnya dibuat 180 derajat dari versi kartunnya. Dalam versi kartunnya, mereka semua terlihat berpipi gemuk dan juga lucu. Yang membedakan dari mereka hanyalah warna ikat kepala dan juga senjata yang mereka pakai. 

Namun dalam versi layar lebarnya kamu akan melihat keempatnya digambarnya dengan sangat berbeda, sangat nyata, dan juga variatif. Rafael dengan tubuh bak pegulat profesional, dan Donatello dengan kacamata nerd miliknya, mereka bukan lagi kura-kura ninja yang lucu. Terlebih lagi efek CGI membuat sisik kura-kura mereka terlihat hampir nyata di hadapan penonton.

Pendekatan semacam ini nampaknya akan dilakukan sineas Hollywood untuk setiap film kartun yang mereka garap. Dilihat dari sisi estetika dan komersil, pendekatan semacam ini jadi pilihan agar produser tetap mendapat untung meski penonton pun harus mendapatkan sajian baru dari versi kartun yang sudah mereka kenal.

Ke depannya, bersiaplah untuk melihat kemasan baru film kartun era 80-90an. Bahkan dalam waktu dekat, film kartun SPONGEBOB SQUAREPANTS akan segera dibuat versi 3 dimensinya lho.   


  (kpl/dka)

Editor:  

Mahardi Eka Putra