MovieTalk 'AMBULANCE': Kehebohan Syuting Film ala Michael Bay yang Dirasakan Pertama Kali oleh Cast

Mahardi Eka Putra | 01 April 2022, 15:31 WIB
MovieTalk 'AMBULANCE': Kehebohan Syuting Film ala Michael Bay yang Dirasakan Pertama Kali oleh Cast

Kapanlagi.com - Bukan rahasia lagi kalau sutradara Michael Bay tenar karena aksi spektakuler dan ledakan dahsyat dalam film-filmnya. BAD BOYS, ARMAGEDDON, PEARL HARBOUR, dan TRANSFORMERS adalah karyanya yang benar-benar menonjolkan hal tersebut. 

Saking identiknya dengan ledakan dahsyat, Bay sampai tidak terima kalau rekor ledakan dalam film harus diambil oleh film yang bukan garapannya. Ambil contoh ketika adegan ledakan di SPECTRE disebut bakal pecah rekor, Bay menanggapi santai "Omong kosong," katanya saat itu. Ia lantas menyebut adegan ledakan PEARL HARBOR yang dirilis 15 tahun sebelum SPECTRE adalah yang terdahsyat. 

Bay juga dikenal karena gaya penyutradaraannya yang sangat protokoler kepada para cast. Ia bisa dengan detail mengarahkan sampai kepada di titik mana aktor harus melompat, menoleh, atau berbelok.

Adegan Operasi Dengan Properti Mirip Banget Dengan Tubuh Manusia

Bagaimana dengan film barunya AMBULANCE yang tengah tayang di bioskop ini? Tiga castnya Eiza Gonzales, Jack Gylenhaal, dan Yahya Abdul-Mateen II punya pengalaman unik ketika diarahkan oleh Michael Bay. Semua dibagikan kepada Kapanlagi dalam roundtable bersama para cast. 

"Mungkin ketika aku harus melakukan operasi pada saat di lalu lintas yang sedang berlangsung, menurutku itu cukup gila, karena dummy yang mereka berikan padaku , terasa seperti manusia sesungguhnya, cara mereka mengemas organ-organ tubuh di dalamnya, dan aku memasukkan tanganku ke dalam perut seseorang, adegan tersebut cukup edan," papar Eiza yang berperan sebagai paramedis bernama Cam Thompson. 

Eiza sebagai paramedis bernama Cam dalam film. Eiza sebagai paramedis bernama Cam dalam film.

Eiza melakoni beberapa adegan operasi di dalam ambulan yang sedang melaju. "Di dalam pikiranku aku merasa seperti benar-benar melakukan operasi, aku sungguh ketakutan, jadi panic attack yang terlihat sebenernya itu nyata, karena aku benar-benar takut," tambahnya. 

Ia lantas menyebut beberapa adegan lain yang bikin deg-degan, di antaranya ketika ditarik dari mobil ambulan oleh Jake Gylenhaal. Lebih bikin deg-degan lagi karena ia baru pertama kali bertemu Jake dalam adegan tersebut.

"Aku berada ditengah-tengah tempat parkir Staples Centre, mengendarai mobil dengan kecepatan jutaan mil per jam dan kamu teruntai di mobil polisi dan Jake Gylenhall melemparmu keluar, itu pertama kali aku syuting bersama Jake, jadi agak aneh, jadi seperti “Hi, senang bertemu denganmu” lalu “Yuk, kita mulai” dan langsung mendorongku dari mobil, jadi ya itu agak gila," ceritanya. 

Helikopter Seliweran Sudah Biasa

Cerita seru juga datang dari dua cast pria dalam film ini, Jake Gylenhaal dan Yahya Abdul-Mateen II. Mereka sudah merasakan seperti apa hebohnya melakoni syuting film Michael Bay.  

"Aku baru kali ini menyetir ambulance," buka Yahya terlebih dahulu. "Dan aku baru pertama naik ambulan yang dikemudikan Yahya," kelakar Jake. Keduanya memang menghabiskan banyak waktu di ambulan, seperti tersurat di judul filmnya. 

"Aku tidak pernah melihat helikopter terbang di bawah jembatan. Aku tidak pernah melihat dua helicopter terbang seperti itu, dan berada di bawah helicopter yang terbang di bawah jembatan juga rasanya gila," papar Jake. 

Dari banyaknya akrobat yang dilakukan mereka berdua, Yahya menyebut bahwa bertarung menggunakan senter dan video call di tengah syuting benar-benar pengalaman baru. 

Jake dan Yahya. Foto: Universal PicturesJake dan Yahya. Foto: Universal Pictures


Sangat Detail Dalam Mengarahkan

Di mata keduanya Bay adalah sutradara yang terang-terangan dan jelas. Dalam beberapa kesempatan bahkan Bay sangat detail dalam menggambarkan adegan yang ia inginkan dalam film. 

"Aku ingat suatu hari, kita sedang mengambil suatu adegan, lalu dia memberhentikan itu semua, lalu kita keluar dan mengambil adegan action, dia menyiapkan beberapa mortar, dia menempatkan ambulance yang aku kemudikan, dan dia bilang, 'Jadi kamu akan masuk di ambulannya, kamu akan menyetir sepanjang jalan ini, dan akan ada ledakan yang muncul, dan akan ada dua helicopter, oh tidak, dia tidak memberi tahu soal helicopter, lalu dia bilang akan ada orang yang dikejar, dan dia akan jungkir balik di sini, jadi kamu harus memastikan bahwa kamu menyetir di kecepatan 40 Miles/jam, kalau tidak kamu akan menabraknya dengan mobil, dan oh ya akan ada dua helicopter yang mendatangi mu dari arah kaca depan, dan akan terbang diatasmu, oke jadi sudah siap? Mulai'," papar Jake panjang. Dan ia hanya bisa bengong menanggapinya sampai tetap mengemudi di kecepatan 64km / jam. 

Jake dan Yahya mengaku bahwa gaya menyutradarai yang sedetail itu tidak sekali dua kali. Semisal dalam adegan perampokan dalam film, Bay menggunakan drone untuk memaksimalkan isi ceritanya. 

"Ada satu moment pada saat adegan perampokan dia bilang, 'Aku akan menerbangkan drone ini ke dalam dan akan menghampirimu, langsung ke arahmu , setinggi 20 kaki, jadi merunduklah di bawahnya,” tambah Yahya. 

 Cast AMBULANCE bersama Michael Bay. Cast AMBULANCE bersama Michael Bay.

Selalu Menjaga Keamanan Cast dan Crew

Terlepas dari kehebohan ketika syuting dan gaya unik sutradara, keamanan para cast dan crew sangat dijaga. Michael Bay memiliki salah satu tim pemeran pengganti yang terbaik, tim special effect/visual effect yang terbaik, pilot helicopter, supir terbaik di dunia.

"Jadi kami benar-benar siap, dan kami juga dijaga untuk tetap aman, dan membuat kita bisa mengambil adegan yang resikonya cukup serius dengan mengetahui bahwa kita tetap terlindungi, dan dalam hal kehebohan dalam film ini," pungkas Jake. 

AMBULANCE merupakan remake dari film Denmark berjudul AMBULANCEN yang rilis pada 2005. AMBULANCE menceritakan tentang dua kakak beradik Danny Sharp (Jake Gyllenhaal) dan William Sharp (Yahya Abdul-Mateen II) yang tumbuh di keluarga kriminal di mana sang ayah merupakan perampok bank yang melegenda.

Tumbuh sebagai kakak beradik yang tak terpisahkan, hubungan William dan Danny terpaksa merenggang saat William memutuskan untuk keluar dari dunia kriminal dan pergi mengabdi kepada negara sebagai veteran tentara. Sedangkan Danny masih terus menjalani kehidupan sebagai kriminal.

Pada suatu hari, William menghubungi Danny untuk meminjam uang untuk keperluan biaya operasi sang istri. Bukannya memberi pinjaman, Danny malah mengajak William untuk merampok sebuah bank. Didorong dengan keadaan yang mendesak, Willian akhirnya terpaksa menyetujui ajakan Danny.

Saat perampokan mereka berakhir berantakan, William dan Danny memutuskan kabur dengan membajak sebuah ambulans. Tak disangka, di dalam ambulans tersebut terdapat seorang pasien dan juga paramedis, Cam (Eiza González). Dari hal ini, terjadilah kejar-kejaran antara polisi dan juga ambulans yang dibajak oleh William dan Danny tersebut. Bagaimana akhir dari kejar-kejaran tersebut?

(kpl/dka)

Editor:   Mahardi Eka Putra