Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Pengidap Autis Namun Bisa Jadi Seorang Ilmuwan Terkenal, Inilah Fakta-Fakta Menarik dari Film 'TEMPLE GRANDIN' yang Inspiratif

Editor KapanLagi.com   | Jum'at, 16 September 2022 17:01 WIB
Pengidap Autis Namun Bisa Jadi Seorang Ilmuwan Terkenal, Inilah Fakta-Fakta Menarik dari Film 'TEMPLE GRANDIN' yang Inspiratif
Credit foto: Youtube/screenshoot

Kapanlagi.com - Artikel ini ditulis oleh Bujur Ita Purnamasari

Film yang bertajuk Temple Grandin merupakan film yang bergenre drama/Biografi yang berdurasi selama 1 jam 45 menit. Film ini disutradarai oleh Mick Jackson, diproduseri oleh Scott Ferguson bersama rekannya yang bernama Emily Gerson Saines, dan dibintangi oleh beberapa aktor ternama seperti Claire Danes, Catherine O'Hara, Julia Ormond, dan David Strathairn. 

Film yang bertajuk Temple Grandin merupakan film yang menceritakan seorang autis yang memiliki cara pandang yang jenius serta berhasil menciptakan sebuah penemuan yang luar biasa. 

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

Walaupun sering dihujat dan mendapat perlakuan diskriminasi, Temple Grandin tidak berhenti dan tetap berjuang. Berkat kegigihannya dalam menuntun ilmu dan berani menyuarakan pendapat dan teorinya, pada akhirnya ia berhasil membuat terobosan baru yang menciptakan sebuah penemuan baru yang bermanfaat bagi kehidupan manusia terutama dalam dunia sains khususnya di bidang peternakan.  

Film yang sangat menginspiratif dan cocok untuk dijadikan pelajaran hidup, guys. Namun, sebelum kalian nonton film ini, yuk ketahui fakta-fakta menarik dari film Temple Grandin

1. Diangkat Dari Kisah Nyata

Gambar

Sesuai dengan judul filmnya, Temple Grandin merupakan seorang penyandang autis yang lahir pada 3 Desember 1947 di Boston dari pasangan Richard Grandin Eustacia Cutler. Ia sudah mengalami gejala awal sakit autisme sejak ia berumur 3 tahun. Gejalanya yaitu mudah marah, benci disentuh, dan sangat pendiam. 

Semakin ia dewasa, penyakitnya semakin hari semakin parah dan harus menerima perawatan jangka panjang. Oleh karena keadaannya tersebut, ia sulit menemukan sekolah negeri dan susah diterima oleh sekolah lainnya. Tak jarang ia sering mengalami diskriminasi dan diolok-olok oleh temannya. 

Namun, ia tetap berjuang dan tidak menyerah. Oleh karena kegigihannya, ia berhasil menjadi ilmuwan yang sangat dihargai dan dihormati. Selain itu juga, ia juga menjadi seorang professor dengan intelektual tinggi. 

Dari kisah kehidupan Grandin inilah akhirnya diangkat menjadi sebuah film agar dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi banyak orang yang menontonnya. 

2. Ilmuwan Perempuan Pertama Penyandang Autis Yang Ciptakan Alat Terapi Autis

Gambar

Tidak heran lagi jika namanya sangat dikenal dan dihormati banyak orang karna jasanya dan temuannya yang sangat bermanfaat bagi banyak orang terutama bagi para autisme. Publik kagum dengan Grandin karena walaupun ia adalah seorang yang memiliki penyakit autis, namun ia memiliki tingkat intelektual yang sangat tinggi. 

Ia mampu menciptakan alat terapi untuk penyandang autis yang terinspirasi dari perilaku hewan ternak. 

3. Simak Videonya!

Editor:   Editor KapanLagi.com