[REVIEW] 'WANDAVISION', Kisah Perih Wanda Maximoff yang Lupa Cara Move On dari Vision

Umar Sjadjaah | 09 Maret 2021, 13:56 WIB
[REVIEW] 'WANDAVISION', Kisah Perih Wanda Maximoff yang Lupa Cara Move On dari Vision

Kapanlagi.com - Oleh: Adi Abbas Nugroho

Dalam gelaran San Diego Comic Con pada Agustus 2019 lalu, otak di balik Marvel Studios yakni Kevin Feige mengumumkan beberapa judul serial superhero yang akan tayang di saluran streaming Disney+. Menariknya, jalan cerita serial tersebut terintegrasi langsung ke waralaba Marvel Cinematic Universe fase terbaru.

Serial pertama sekaligus pembuka dari fase keempat ini diberi tajuk WANDAVISION. Menilik dari segi judul, tentu menimbulkan banyak pertanyaan perihal seperti apa jalan ceritanya. Mengingat karakter Vision dikisahkan sudah mati setelah Thanos mengambil mind stone dari kepalanya dalam film AVENGERS: INFINITY WAR (2018).

1. Surat Cinta Pada Era Keemasan Sitkom

WANDAVISION dibuka dengan dua episode awal yang mindblowing. Dikisahkan bila Wanda (diperankan Elizabeth Olsen) serta Vision (diperankan Paul Bettany) sudah menikah dan tinggal di kota kecil bernama Westview. Mereka coba menjalani hidup ideal seperti pasangan pada umumnya. Vision menjadi pegawai kantoran sementara Wanda disibukkan oleh rutinitas di rumah, termasuk bersosialisasi dengan para tetangga.

Episode pilot dikonsep seperti tayangan sitkom era 50-an lengkap dengan iklan komersial (walau fiktif), begitu pula dengan episode selanjutnya yang mewakili tiap era. Konsep tersebut rupanya memang disengaja dengan maksud sebagai surat cinta untuk era emas sitkom Amerika dari dekade ke dekade, dari hitam-putih menuju warna.

Dua episode pertama serial yang diarahkan oleh Matt Shakman ini tampak asyik bermain-main dan membiarkan penonton meraba-raba akan dibawa ke mana alur ceritanya. Baru setelah memasuki durasi akhir episode ketiga, terkuak bila Wanda dan Vision hidup dalam realitas alternatif. Sementara di realita asli, dunia tengah berbenah dari jentikan jari Thanos yang kemudian disebut dengan istilah The Blip.

2. Vision Hidup dalam Realitas Alternatif

Pada episode keempat, cerita terpecah pada Monica Rambeau dewasa (diperankan Teyonah Parris) yang kembali setelah menjadi korban The Blip. Ia yang bekerja di organisasi S.W.O.R.D ditugaskan menyelidiki hilangnya kota Westview beserta isinya. Saat melakukan penyelidikan, badan Monica terserat masuk ke sebuah portal tempat di mana Wanda Maximoff menjalani hidup bahagia dengan Vision serta dua anak mereka, Tommy dan Billy.

Setelah terlempar kembali ke realitas asli, akhirnya Monica mengetahui bila Wanda belum bisa move on dari kematian Vision. Wanita dengan kekuatan telekinesis itu lantas menghidupkan kembali kekasihnya dalam realitas alternatif. Dibantu oleh agen Jimmy Woo (diperankan Randall Park) dan Darcy Lewis (diperankan Kat Dennings), Monica pun berusaha menolong Wanda. Tapi, apakah benar Wanda memang ingin ditolong?

3. Sajian yang Fresh Tanpa Lupa Jati Diri

Setelah tahun lalu untuk pertama kali menjadi tahun tanpa satu pun rilisan dari katalog Marvel Cinematic Universe, pada awal 2021 Marvel Studios kembali memanjakan penggemar dengan WANDAVISION yang memang sudah diantisipasi kehadirannya. Serial sepanjang sembilan episode tersebut berani mempertunjukan sesuatu yang belum pernah ditampilkan sepanjang 13 tahun waralaba ini berjalan.

Bayangkan saja, tanpa ada angin dan hujan, Jac Schaeffer selaku kreator memasukkan unsur-unsur sitkom dari tahun 1950 sampai 2000-an. Bukan menjadi sekadar sok asyik, tapi berhasil melebur dalam bangunan plotnya.

Hal ini membuat WANDAVISION berhasil menjadi tontonan yang segar tanpa melupakan jati dirinya sebagai superhero Marvel. Karena selain elemen sitkom tersebut, tetap tersaji cerita yang terbalut apik (tanpa lupa beberapa easter egg yang entah bagaimana diaplikasikan di film atau serial selanjutnya) juga adegan aksi seru dengan paket visual memanjakan mata.

4. Kisah yang Perih

Terlepas dari WANDAVISION sebagai salah satu bagian dari Marvel Cinematic Universe fase empat, perlu diingat bila sejatinya serial ini berkisah tentang sebuah kehilangan. Ya, Wanda Maximoff tak bisa melupakan Vision yang mati di tangan musuh.

Di sisi tersebut, kita akan memahami bila cinta Wanda kepada Vision sangatlah besar. Sampai terasa perih saat tahu alasan di balik motif menghidupkan kembali kekasihnya. Alasan yang sungguh manusiawi.

(kpl/abs/ums)

Reporter:   Adi Abbas Nugroho