Rilis 2 Poster, Ini Bocoran Cerita Sekuel 'ALICE IN WONDERLAND'

Fitrah Ardiyanti | 18 Agustus 2015, 19:52 WIB
Rilis 2 Poster, Ini Bocoran Cerita Sekuel 'ALICE IN WONDERLAND'

Kapanlagi.com - Setelah lima tahun menanti, akhirnya kita bisa kembali menyaksikan petualangan Alice di negeri Underland untuk menyelesaikan sebuah misi yang termasuk impossible. Apa itu? Dilansir dari Cinema Blend, inilah bocoran cerita dari sekuel ALICE IN WONDERLAND.

Berjudul ALICE THROUGH THE LOOKING GLASS, film ini menceritakan jika Mad Hatter (Johnny Depp) berubah menjadi lebih 'gelap' dan satu-satunya orang yang bisa menyelamatkannya adalah Alice (Mia Wasikowska). Namun, ia harus berpacu dengan waktu sebelum segalanya jadi terlambat.

Demi sang kawan yang selalu menemaninya di film pertama arahan TIm Burton ini Alice rela mengubah dirinya menjadi Time (Sacha Baron Cohen). Time adalah makhluk yang separuh manusia separuh jam. Alice pun siapa menjelajah waktu meski banyak yang memperingatkannya bahwa usahanya ini hanya akan berakhir sia-sia.

Ada sebuah kejutan lain ketika Alice berpetualangan menembus waktu. Ia akan bertemu dengan seorang 'karakter yang sudah kita tahu' dalam versi yang lebih muda. Cluenya adalah karakter ini sangat dekat dengan Alice dan sekuel ini bisa dibilang menjadi prekuel film sebelumnya.

Untuk menambah rasa penasaran para penggemar film-film Disney, di presentasinya beberapa hari lalu studio ini merilis dua poster perdana ALICE THROUGH THE LOOKING GLASS. Satu poster menggambarkan Alice yang berada di atas onderdil jam menghadap ke arah kita, sedangkan poster kedua menampilkan Mad Hatter di lokasi yang sama namun malah membelakangi kita.

2 poster baru Alice/©Disney2 poster baru Alice/©Disney

Selain karakter Time, ada juga karakter baru yang akan tampil di film arahan sutradara James Bobin yaitu Rhys Ifans sebagai Zanik Hightopp, ayah Mad Hatter. Lalu Anne Hathaway, Helena Bonham, Alan Rickman, Stephen Fry, Michael Sheen dan Timothy Spall juga akan kembali menemani Alice. Saksikan kelanjutannya mulai 27 Mei 2016.

(kpl/tch)

Editor:   Fitrah Ardiyanti