Tak Sehebat Aksinya, Kisah Cinta Superhero Avengers Ini Justru Jauh Dari Kata Mulus!

Tyssa Madelina   | Selasa, 23 April 2019 09:00 WIB
Tak Sehebat Aksinya, Kisah Cinta Superhero Avengers Ini Justru Jauh Dari Kata Mulus!
Kisah cinta superhero Marvel (Courtesy of Marvel Studio)

Kapanlagi.com - Siapa yang udah nggak sabar menanti aksi para Avengers melawan Thanos tanggal 24 April nanti? Setelah satu tahun bersabar, akhirnya superhero Marvel jagoan kamu bakal mengeluarkan segenap kemampuan mereka untuk merebut infinity stones yang saat ini masih berada di genggaman tangan Thanos.

Well, meskipun belum ada bocoran soal endingnya, beberapa dari kalian pasti yakin banget kalau The Avengers bisa mengalahkan Thanos di film AVENGERS: ENDGAME nanti. Apalagi ini bukan pertempuran pertama mereka menghadapi makhluk dari planet asing.

Nggak bisa dipungkiri, aksi dan konflik The Avengers memang menarik banget buat diikuti. Tapi semua itu tentu saja nggak lengkap tanpa adanya bumbu-bumbu cinta. Dari film origin mereka, entah itu Captain America atau Thor, masing-masing bergulat dengan kisah asmaranya yang cukup pelik.

Sayang banget, di balik aksi garang mereka di 'medan tempur', para Avengers di bawah ini justru punya kisah cinta yang jauh dari kata mulus! Siapa saja dan seperti apa kisah cintanya? Yuk intip di sini!

1. Steve Rogers dan Peggy Carter

Pembahasan soal kisah cinta superhero Marvel kali ini dibuka dengan Captain America. Seperti yang sudah diketahui di film CAPTAIN AMERICA: THE FIRST AVENGER yang rilis di tahun 2011 silam, kita diperlihatkan sekilas kisah masa lalu Steve Rogers yang diperankan oleh Chris Evans ini.

Sebelum punya badan kekar seperti sekarang, Steve hanyalah prajurit biasa dengan stamina di bawah rata-rata. Namun aksinya yang heroik serta otaknya yang cerdas membuat salah satu pendiri SHIELD, Peggy Carter tertarik dan jatuh hati.

Peggy dan Steve memang belum mengungkapkan perasaan satu sama lain, namun mereka sempat bertukar ciuman sesaat sebelum Steve melawan tentara NAZI yang dipimpin oleh Red Skull. Di situ Steve juga berjanji akan mengajak Peggy berdansa jika dirinya kembali dari medan tempur, sayangnya janji itu gagal ditepati.

Demi menyelamatkan umat manusia, sang Captain America mengorbankan nyawanya dengan menjatuhkan pesawat berisi nuklir ke dalam lautan. Steve baru ditemukan oleh Nick Fury puluhan tahun kemudian di dalam es balok sementara Peggy menjadi tua, menikah dan memiliki anak. Rasa sedih Steve semakin menjadi saat mendengar kabar meninggalnya Peggy Carter di CAPTAIN AMERICA: CIVIL WAR.

2. Thor dan Jane Foster

Thor, dewa petir dari Asgard yang tampan dan kuat ini ternyata juga memiliki kisah cinta yang nggak kalah apes dari Steve Rogers. Di film pertamanya, Thor dipertemukan dengan ilmuwan cantik bernama Jane Foster saat dirinya dibuang ke bumi oleh ayahnya sendiri, Odin. Ketika berusaha menemukan palu Mjolnir kesayangannya, perlahan Thor dibuat jatuh hati oleh kecantikan dan kecerdasan Jane.

Jane Foster bahkan sempat dibawa ke Asgard oleh Thor dan bertemu dengan Frigga, ibundanya. Setelah film THOR: THE DARK WORLD, tidak ada kejelasan pasti bagaimana hubungan mereka ke depannya mengingat jarak yang memisahkan mereka juga nggak main-main (Asgard - Bumi). Namun di AVENGERS: AGE OF ULTRON, Thor sempat menyebut nama Jane dan mengatakan kalau hubungan mereka baik-baik saja.

Akhir dari hubungan mereka terjawab di film THOR: RAGNAROK. Setelah foto bareng fans wanitanya di bumi, Thor merasa tersinggung saat mereka mengasihani kisah cintanya dengan Jane. Saudara angkat Loki itu akhirnya memberikan statement kalau dia lah yang mencampakkan Jane, bukan Jane yang memutuskan hubungan dengannya.

Well, mau gimana lagi? LDR Malang - Jakarta aja berat, apalagi Bumi - Asgard ya!

3. Bruce Banner - Natasha Romanoff

Setelah move on dari Betty Ross, Bruce Banner alias Hulk agaknya mulai jatuh hati dengan si cantik yang jago bertarung, Natasha Romanoff (Black Widow). Meski Natasha sendiri sudah melempar kode-kode penuh cinta namun Bruce sepertinya nggak mau ambil resiko karena situasi mereka yang nggak mungkin bersama.

Dengan kemampuannya berubah jadi Hulk setiap ia marah, Bruce tentu nggak mau menyakiti Natasha lebih jauh. Padahal kalau dipikir-pikir, waktu ia berubah jadi Hulk, satu-satunya Avengers yang bisa menenangkan Bruce adalah Natasha Romanoff. Hmm, apa sih maumu, Bruce Banner?

Perpisahan mereka di ending AVENGERS: AGE OF ULTRON selama dua tahun membuat pertemuan mereka di AVENGERS: INFINITY WAR jadi sangat awkward. Entah bagaimana kelanjutan kisah mereka di AVENGERS: ENDGAME nanti. Kira-kira Hulk dan Natasha bakal memutuskan bersama atau terjebak di situasi yang gitu-gitu aja?

4. Vision dan Wanda Maximoff

Di film CAPTAIN AMERICA: CIVIL WAR, Vision dan Wanda boleh jadi berbeda kubu. Namun setelah menghabiskan waktu bersama di markas Avengers, benih cinta perlahan mulai tumbuh di antara keduanya.

Entah apa yang membuat Vision jatuh cinta ke Wanda, mungkin karena kemampuan mereka yang nyaris seimbang? Atau bisa jadi karena Wanda adalah satu-satunya Avengers yang pernah mengalahkannya (meskipun cuma beberapa detik aja).

Sayangnya, kisah cinta manis di antara Vision dan Wanda tidak bertahan lama. Di AVENGERS: INFINITY WAR, Thanos sukses mengambil mind stone yang terbenam di dahi Vision dan membuatnya terbunuh seketika. Sementara Wanda? Ia lenyap begitu saja seiring Thanos menjetikkan jarinya.

Bukan main, ternyata Thanos nggak cuma melenyapkan separuh populasi tapi juga kisah cinta para manusia. Tragis.

5. Doctor Strange dan Christine Palmer

Sebelum jadi penyihir super bijak seperti sekarang, Doctor Strange dulunya adalah pria arogan yang nggak pernah menghargai orang di sekitarnya, termasuk Christine Palmer yang cantik dan pintar. Saat Strange dinyatakan lumpuh, ia bahkan marah-marah ke Christine dan mengusirnya dari apartemen.

Hubungan mereka bisa dibilang yang paling buruk di MCU, bahkan setelah Doctor Strange mengabdi untuk melindungi bumi, nggak ada kejelasan lagi bagaimana kisah cinta mereka selanjutnya. Pertemuan terakhir mereka terjadi di rumah sakit saat Doctor Strange meminta bantuan Christine menyelamatkan nyawa Ancient One.

Gantungnya hubungan Strange dan Christine bisa jadi karena film origin DOCTOR STRANGE sendiri yang belum ada kelanjutannya. Namun jika dilihat dari profesi Strange yang berbahaya, rasanya masuk akal apabila ia tak mau memperjuangkan Christine demi melindunginya.

Menurut kamu, Strange bakal kembali nggak sih ke Christine? Atau ia justru memutuskan untuk jadi jomblo abadi aja?

6. Peter Quill dan Gamora

Hands down to the most tragic love story in the entire MCU. Chemistry di antara Peter Quill dan Gamora memang sudah terbangun dengan sangat rapi di GUARDIANS OF THE GALAXY.

Bahkan keduanya nggak segan untuk menunjukkan ketertarikan meski banyak banget tugas sebagai Guardians yang harus dihadapi. Entah itu Peter Quill dengan ayah kandungnya, Ego, atau Gamora dengan saudara perempuannya, Nebula.

Dari film GOTG juga lah kita tahu kalau Gamora adalah anak angkat Thanos yang membelot untuk menghentikan aksinya memusnahkan populasi manusia. Sayangnya, di AVENGERS: INFINITY WAR, Gamora ditangkap dan dipaksa untuk menemani makhluk ungu raksasa itu mencari Soul Stone yang membuatnya kehilangan nyawa karena dijadikan tumbal oleh ayahnya sendiri.

Kematian Gamora membuat Peter Quill geram dan menghancurkan semua rencana Avengers dalam merebut infinity gauntlet. Ditambah lagi, Peter juga lenyap terkena jentikan jari Thanos. Ya ampun, miris banget sih!

7. Peter Parker dan Liz Toomes

Di film SPIDERMAN: HOMECOMING, Peter Parker yang kutu buku dibuat tertarik dengan kecantikan Liz Toomes, salah satu gadis paling populer di sekolahnya. Mereka sempat dekat dan pergi ke pesta dansa bareng sampai akhirnya terkuak fakta mengejutkan kalau Liz adalah anak dari musuh bebuyutannya, Vulture.

Setelah mengalahkan Vulture dan menjebloskannya ke penjara, kehidupan asmara Peter langsung berubah drastis. Liz dan ibunya terpaksa pindah sekolah dan melanjutkan hidup ke kota lain.

Sementara Peter? Dia kembali fokus menjadi friendly neighborhood superhero dan sesekali mengusik kehidupan Tony Stark.

Editor:   Tyssa Madelina