[REVIEW] 'THE INVISIBLE MAN' - Bukan Hantu atau Monster, Teror Makhluk Tak Kasat Mata Lebih Menakutkan

Sanjaya Ferryanto   | Rabu, 26 Februari 2020 17:52 WIB
[REVIEW] 'THE INVISIBLE MAN' - Bukan Hantu atau Monster, Teror Makhluk Tak Kasat Mata Lebih Menakutkan

Kapanlagi.com - Sukses debut penyutradaraan lewat INSIDIOUS: CHAPTER 3 tahun 2015 disusul dengan UPGRADE pada 2018, Leigh Whannell kembali menahkodai film di bawah bendera Blumhouse Productions. Kali ini sebuah science fiction horor bertajuk THE INVISIBLE MAN yang merupakan adaptasi moderen dari novel lawas berjudul sama ditulis oleh HG Wells.

Versi terbaru ini berkisah tentang Cecillia Kass (diperankan Elisabeth Moss) yang memutuskan kabur dari Adrian (diperankan Oliver Jackson Cohen) dikarenakan terlibat hubungan tak sehat. Dua minggu setelah kabur, Cee mendapati kabar bahwa suaminya tersebut meninggal dunia.

Belum usai berduka, Cee mendapati sosok tak kasat mata mengikutinya. Semua orang menganggap Cee hanya berhalusinasi sampai korban berjatuhan. Dugaan sementara, pelakunya adalah Adrian yang merupakan seorang ilmuan.

 

1 dari 1 halaman

1. Review 'THE INVISIBLE MAN'

Review 'THE INVISIBLE MAN' Credit: Blumhouse Productions
THE INVISIBLE MAN yang naskahnya ditulis oleh Leigh Whannell menjadi sajian berbeda di tengah gempuran horor medioker mengandalkan hehantuan atau monster. Film ini lebih fokus pada cerita serta bagaimana membangun intensitas ketegangan yang pelan namun pasti.

Ketegangan semakin terasa mencengkeram tatkala Stefan Duscio selaku sinematografer menyorot secara close up ekspresi protagonis utama. Hal itu membuat penonton turut merasakan cemas dan ketakutan.

Akting Elisabeth Moss menjadi salah satu hal vital dalam film ini karena sepanjang durasi performanyalah yang diandalkan. Beruntung Moss mampu mengerjakan tugasnya dengan baik sehingga THE INVISIBLE MAN menjadi sajian yang sayang dilewatkan kehadirannya tahun ini.

(kpl/abs/frs)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

TOPIK TERKAIT
 
↑