Kapanlagi.com - Millie Bobby Brown mengajakmu untuk memecahkan misteri bersamanya lewat film terbaru, ENOLA HOLMES. Ia memerankan sosok Enola, adik perempuan sang tokoh detektif Inggris legendaris, Sherlock Holmes (diperankan Henry Cavill). Ia dan Sherlock mencari ibu mereka, Eudoria (diperankan Helena Bonham Carter) yang tiba-tiba menghilang. Padahal selama ini, sang ibu selalu menemani Enola di sebuah rumah di pinggiran London. 

Tokoh Enola diangkat dari novel karangan Nancy Springer yang kini divisualisasikan dalam media film oleh sutradara Harry Bradbeer (sebelumnya menggarap serial TV, KILLING EVE) bersama Netflix. Harry memboyong aktor Inggris untuk menyempurnakan karyanya ini di antaranya Millie Bobby Brown, Helena Bonham Carter, Henry Cavill, Sam Claflin dan aktor muda Louis Partridge.  

Khusus untuk Millie, ENOLA HOLMES menjadi kesempatannya untuk menunjukkan aksen Inggrisnya yang oke, lantaran selama ini ia justru dikenal sebagai Eleven dalam serial STRANGER THINGS. Ketika bermain dalam GODZILLA: KING OF MONSTERS pun ia kedapatan peran sebagai gadis Amerika Serikat. 

"Aku belum pernah memainkan peran British sebelumnya, hanya ada beberapa peran kecil di serial TV. Ini saatnya aku bersinar dengan aksen Inggrisku. Saat aku berperan jadi Eleven di STRANGER THINGS tidak banyak yang diucapkan. Kalau dalam dua film GODZILLA aku memerankan karakter dengan aksen Amerika yang kental sekali. Sebagai Enola sangat menyenangkan tapi juga berbeda dari peran-peran sebelumnya," paparnya dalam sesi wawancara Zoom bersama Kapanlagi. 

Millie Bobby Brown dalam GODZILLA: KING OF MONSTERS. Foto: Warner Bros Pictures.Millie Bobby Brown dalam GODZILLA: KING OF MONSTERS. Foto: Warner Bros Pictures.

Besar harapan Millie terhadap ENOLA HOLMES ini karena ia tidak hanya berakting di depan kamera melainkan juga duduk di kursi produser. Di usianya yang 16 tahun, Millie sudah punya visi bahwa menjadi produser adalah sebuah kesempatan bagus untuk dia dan para sineas muda. 

"Di bisnis ini belum banyak sineas muda yang berkecimpung, jadi menjadi bagian film ini menurutku adalah sebuah awalan yang bagus. Tidak banyak sineas muda yang bisa punya kesempatan seperti ini. Selain menambah pengalamanku, aku juga ingin membantu para sineas dan juga berkecimpung di sisi produksi sebuah film. Ini jadi seperti hasrat terpendamku," tuturnya. 

Semasa produksi filmnya, Millie mengaku belajar banyak tentang motivasi dan inspirasi. Salah satunya ia dapatkan dari rekan sesama produser, Ali Mendes. Disebutnya semasa produksi, Ali bisa dengan semangat datang ke lokasi, sambil mengasuh anak, dan bekerja dengan sangat baik.

(kpl/dka)