Wreck It Ralph 2 Bawa Film Animasi Disney ke Level yang Lebih Tinggi

Sanjaya Ferryanto   | Sabtu, 24 November 2018 10:52 WIB
Wreck It Ralph 2 Bawa Film Animasi Disney ke Level yang Lebih Tinggi

Kapanlagi.com - RALPH BREAKS THE INTERNET: WRECK IT RALPH 2 sudah hadir menghibur pecinta film Tanah Air mulai kemarin, Jumat (23/11). Film sekuel garapan Disney ini rasanya mampu membawa film animasi Disney ke level yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Tentu pernyataan di atas cukup menciptakan banyak pertanyaan dan butuh penjelasan. Setelah puas mendapat kesempatan menyaksikan tayangan perdananya, mari kita telaah satu per satu!

Kita awali dari sinopsis yang melanjutkan cerita film prekuelnya rilisan tahun 2012 lalu. Kali ini menceritakan kisah Ralph dan Vaneloppe von Schweetz yang sedang menjalani hidup dengan peran mereka masing-masing sebagai karakter dalam permainan di Arcade pada siang hari dan bersantai bersama di malam hari. Sebuah rutinitas menyenangkan, namun membosankan dan jelas kurang menantang.

1 dari 4 halaman

1. Konflik Baru Dalam Film Ini

Hingga pada suatu hari, mereka memutuskan menjelajahi dunia baru, Internet, yang menjadi solusi atas kerusakan permainan Sugar Rush milik Vaneloppe, sekaligus membawa banyak sekali perubahan. Tantangan dalam perubahan di dalamnya sangat menarik bagi Veneloppe, namun tidak untuk Ralph.

Konflik baru mau tidak mau harus mereka hadapi. Menariknya, konfliknya tidak lagi melulu soal elemen dalam dunia permainan mereka. Konflik yang dihadirkan saat ini jadi terasa begitu dekat, terutama dalam konteks persahabatan.

Sang nahkoda film, Rich Moore dan Phil Johnston mampu mengemas film ini secara keseluruhan dengan apik, menarik, mudah dimengerti, dan ada pesan moral yang dapat digali. Rasanya cukup menyenangkan menonton film ini tanpa harus menonton film pertamanya. Namun, tentu tingkat menyenangkan itu berbeda dengan mereka yang sudah tau ceritanya di film pertama.

2 dari 4 halaman

2. Bikin Nangis

Bikin Nangis RALPH BREAKS THE INTERNET: WRECK IT RALPH 2 © IGN
Terlebih lagi, jika anda menyukai prekuelnya dan satu animasi Disney berjudul ZOOTOPIA, tentu Anda akan semakin semangat menonton jika tau Moore dan Johnston adalah orang yang sama di balik layarnya.

Cerita yang dibawakan memang hanya melanjutkan dan terdengar cliche karena berbicara soal persahabatan. Namun, sepertinya Ralph akan mematahkan presepsi pendek tersebut dengan kedua tangan besarnya. Nyatanya, apa yang anda cari seperti klimaks hingga value akan baru terasa saat film memasuki babak pertengahan hingga akhir.

Awalnya, kita akan dibuat penasaran dengan cerita yang dibangun perlahan, kurang menantang, dan harus diakui terasa agak lama. Namun tenang, kesabaran anda segera terbayar lunas ketika anda mengerti keseluruhan cerita. Apalagi, Anda akan kembali berterimakasih saat air mata Anda dengan sendirinya menetes atau bahkan mengalir ketika film akan berakhir.

3 dari 4 halaman

3. Gal Gadot Ikut Isi Suara

Harus diakui, persona karakter Ralph dan Vaneloppe serta persahabatannya memang tidak perlu diragukan lagi. Hal yang sama rasanya dapat disematkan pada karakter-karakter pendukung lain yang walaupun masih baru namun sangat menjanjikan.

Karakter seperti Yesss, kepala program alogaritma sekaligus pusat situs BuzzTube, KnowsMore, si mesin pencari serba tahu yang pintar, Shank yang suaranya diisi oleh Gal Gadot, dan yang yang paling ditunggu, Para Princess Disney, ikut memeriahkan sekaligus menemani kisah Vaneloppe. Jangan lupa, Vaneloppe juga merupakan seorang Princess di Sugar Rush, namun ia lebih suka dipanggil presiden.

Selain cerita yang disajikan mampu dicerna dengan mudah, film yang diproduseri oleh Clark Spencer (LILO & STITCH, BOLT, WRECK IT RALPH, ZOOTOPIA) ini berhasil menghidupkan imajinasi kita soal Internet. Bagaimana tidak, Disney berhasil menyatukan imajinasi dan visual menjadi satu dalam medium animasi.

4 dari 4 halaman

4. Payung Teduh Isi Soundtrack

Payung Teduh Isi Soundtrack RALPH BREAKS THE INTERNET: WRECK IT RALPH 2 © The Wrap
Tidak salah jika akhirnya secara tidak langsung kita ikut mengamini setiap pencitraan soal Internet di dalamnya. Hal seperti viral, virus, netizen, kolom komen, dan masih banyak lainnya dapat kita temui dengan digambarkan secara jelas dan menyenangkan.

Satu lagi yang penting dan tidak boleh dilewatkan. Menjadi band Indonesia pertama yang berkolaborasi dengan Disney, Payung Teduh mengisi soundtrack resmi WRECK IT RALPH 2 yang berjudul Sebuah Lagu.

Untuk kalian yang merindukan Payung Teduh, rasanya sangat sayang jika harus keluar studio terlebih dahulu tanpa menyaksikan video klipnya yang secara spesial hanya ditayangkan di bioskop Indonesia dan Malaysia.

Secara keseluruhan, film animasi Ralph babak kedua ini memberikan paket hiburan lengkap. Sebuah tontonan menyenangkan sarat akan pesan yang layak Anda saksikan bersama teman, keluarga, dan terutama sahabat terdekat.

(kpl/apt/frs)