Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

6 Musisi Dunia yang Tetap Sukses Meski Berganti Genre di Puncak Karir, Dari Skrillex hingga Taylor Swift

Jeffrey Winanda   | Sabtu, 07 Mei 2022 08:51 WIB
6 Musisi Dunia yang Tetap Sukses Meski Berganti Genre di Puncak Karir, Dari Skrillex hingga Taylor Swift
(c) Instagram/taylorswift, skrillex

Kapanlagi.com - Apa jadinya jika musisi besar yang dicintai fans berkat karya musik dan aksi panggungnya tiba-tiba mengubah gaya musikalitas mereka? Hal ini tentu sudah sering terjadi di belantika musik dunia.

Proses kreatif, fan service, hingga panggilan jiwa pun menjadi latar belakang banyak musisi dunia yang switching dari gaya musik mereka. Tak sedikit pula dari para fans yang tetap menyambut hangat sang idola tampil dengan gaya baru yang sangat fresh.

Lantas, siapa saja musisi yang sukses bertransformasi dan mengubah genre bermusiknya?

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Bring Me The Horizon

Gambar

Ketika debut pada tahun 2004, sekelompok pemuda asal Sheffield yang menamakan diri mereka sebagai Bring Me The Horizon sukses di pasa underground lewat alunan musik metalcore dan alternative rock yang penuh distorsi. Gaya musik mereka yang penuh emosi pun sukses melambungkan nama Oliver Sykes dan kawan-kawan hingga menelurkan album seperti COUNT YOUR BLESSING, hingga SEMPITERNAL.

Namun perlahan BMTH mulai melunak ketika mereka melepas album bertajuk THAT'S THE SPIRIT pada tahun 2015. Sejak saat itu, Bring Me The Horizon mulai menampilkan sisi pop mereka hingga lahirnya album AMO pada tahun 2018.

Hingga saat ini, Bring Me The Horizon tetap nyaman bermusik di jalur pop-rock dan tetap dicintai fans. Bahkan baru-baru ini mereka menjadi featured artist dari Ed Sheeran dalam lagu remix BAD HABITS.

2. Miley Cyrus

Gambar

Bukan cuma dari penampilan, perubahan juga dilakukan Miley Cyrus hingga ke arah karya musiknya. Jika Miley Cyrus remaja tumbuh dengan gaya country sang ayah yaitu Billy Ray Cyrus, kedewasaan membuat musisi 29 tahun tersebut mengubah arah musiknya menuju pop.

Deretan album seperti BANGERZ di tahun 2013 serta PLASTIC HEARTS yang dilepas pada 2020 tentunya sangat berbeda dengan penampilan Miley Cyrus ketika masih membintangi Hannah Montana.

3. Machine Gun Kelly

Gambar

Beken sebagai rapper, Machine Gun Kelly secara dadakan banting setir dan mengubah musiknya ke arah rock dan pop-punk. Sempat beradu argumen ala hip-hop artist lewat diss-track kepada Eminem, nyatanya Machine Gun Kelly mantap hijrah ke rock lewat album TICKETS TO MY DOWNFALL yang dilepas pada 2020.

Bukan tak mungkin, persahabatannya dengan drummer Blink-182 yaitu Travis Barker serta deretan film yang dibintanginya turut mempengaruhi gaya bermusik dari pelantun BAD THINGS bersama Camila Cabello tersebut.

4. Skrillex

Gambar

Siapa sangka, produser dan DJ kondang dunia yaitu Skrillex ternyata juga seorang rockstar? Kamu nggak salah dengar, KLovers.

Skrillex merupakan pentolan sekaligus vokalis dari band post-hardcore yang bernama From First To Last. Band asal Florida tersebut menjadi proyek serius pertama Skrillex di dunia musik sebelum beralih ke produser electronic dance music. Pada 2017 lalu, From First To Last merilis sebuah single bertajuk MAKE WAR yang mengeksplorasi vokal Sonny John Moore alias Skrillex.

5. Gwen Stefani

Gambar

Sudah banyak single hits dan penghargaan musik diraih oleh Gwen Stefani. Solois berusia 52 tahun tersebut meraih kesuksesan lewat genre pop dan RnB yang dibawakannya.

Namun sebelum itu, Gwen Stefani yang sekarang adalah sosok yang berbeda ketika dirinya menjadi vokalis untuk band No Doubt. Pada proyek musik tersebut, No Doubt cenderung multi genre dengan memainkan musik berunsur pop rock, new wave, hingga ska. No Doubt serta Gwen Stefani pun juga sukses besar lewat single DON'T SPEAK yang hingga kini masih sliweran di radio.

Menariknya, Gwen Stefani yang kini telah menikah dengan Blake Shelton pun juga beberapa kali tampil membawakan musik yang sama seperti sang suami yaitu country.

6. Taylor Swift

Gambar

Pada periode 2010-2012, jutaan remaja perempuan di seluruh dunia sangat terinspirasi dengan sosok solois muda berbakat bernama Taylor Swift. Solois asal Pennsylvania tersebut sukses menjadi idola berkat alunan musik pop country serta lirik yang relevan dengan kehidupan remaja. Award tertinggi musik seperti Grammy pun sukses disabet.

Taylor Swift yang beraliran country pun perlahan mengubah arah musiknya ke pop yang diawali lewat album RED di tahun 2013. Tiga album lain seperti 1989, REPUTATION, hingga LOVER pun seolah melunturkan image Taylor Swift sebagai musisi country.

Selepas perseteruannya dengan Big Machine Records, Taylor Swift muncul dengan dua album bertajuk FOLKLORE dan EVERMORE yang menampilkan alunan musik folk.

Perubahan gaya musik yang ditampilkan oleh para musisi di atas menjadi bukti bahwa setiap karya yang dihadirkan akan selalu dikenang oleh para fans. Buat kamu para penikmat musik, pastikan juga untuk mendengarkan deretan lagu favorit lewat True Wireless Stereo yang memiliki fitur 3D sound serta noise reduction untuk pengalaman musik paling paripurna.

Reporter:   Jeffrey Winanda