Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Ayah Meghan Markle Kembali Curhat, Mengaku Masih Belum Bertemu dengan Baby Archie

Sora Soraya   | Rabu, 22 Januari 2020 14:08 WIB
Ayah Meghan Markle Kembali Curhat, Mengaku Masih Belum Bertemu dengan Baby Archie
Thomas Markle © TPG Images

Kapanlagi.com - Di tengah ramainya perbincangan terkait keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle untuk pindah ke Kanada, Thomas Markle kembali buka suara. Ayah Meghan Markle ini secara terang-terangan menyampaikan pendapatnya lewat video dokumenter bertajuk 'Thomas Markle: My Story'.

Mengaku kecewa dengan keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle, Thomas Markle bahkan mengklaim kalau pasangan Duke dan Duchess of Sussex ini telah menghancurkan Kerajaan Inggris. Ia juga mengaku malu karena putrinya sudah meninggalkan kewajibannya sebagai anggota keluarga kerajaan.

Namun rupanya pernyataan Thomas tak berhenti sampai di situ saja. Yang terbaru, pria yang pernah berkarier sebagai sineas film ini kembali mengungkapkan keluhan terbesarnya sama seperti dulu.

1. Belum Bertemu Sampai Sekarang

Gambar

Lewat video dokumenter yang sama, Thomas Markle mengaku jika hingga saat ini ia masih belum bertemu dengan Meghan Markle. Apalagi buah hati mereka yang sebenarnya juga cucu baginya, Archie Harrison Mountbatten Windsor.

"Mungkin saat-saat terakhir mereka mau menemuiku saat tubuhku sudah dikubur dalam tanah. Aku tidak yakin mereka bersenang hati mau bertemu denganku atau hanya sekedar bicara padaku," tutur pria berusia 75 tahun ini.

2. Ungkapan Kekecewaan Thomas

Sebelumnya, Thomas sempat mengungkapkan kekecewaannya pada Meghan. Ia tak habis pikir kenapa putrinya itu mau meninggalkan kerajaan hanya demi bisa memenuhi kebutuhan finansialnya secara mandiri.

"Dia (Meghan) sudah mengecewakanku. Ya, ini sangat mengecewakan. Karena sebenarnya dia sudah meraih impian para gadis, setiap gadis muda tentu ingin menjadi seorang putri, sama seperti yang terjadi padanya. Tapi sekarang dia membuang segalanya demi uang," tutur Thomas.

Editor:   Sora Soraya