Diduga Pedofil, Pangeran Andrew Akui Sering Main ke Rumah Prostitusi Jeffrey Epstein

Sora Soraya | Selasa, 19 November 2019 15:46 WIB
Diduga Pedofil, Pangeran Andrew Akui Sering Main ke Rumah Prostitusi Jeffrey Epstein

Kapanlagi.com - Media Inggris baru saja dihebohkan dengan video wawancara eksklusif Pangeran Andrew bersama BBC. Paman Pangeran William ini akhirnya buka suara untuk pertama kalinya terkait status hubungannya dengan Jeffrey Epstein, gembong prostitusi yang bunuh diri di dalam penjara.

Seperti yang kita tahu, Jeffrey Epstein merupakan mantan banker yang ditahan karena kasus prostitusi anak di bawah umur. Di tengah-tengah proses investigasi dan sebelum sidang, sahabat Pangeran Andrew ini tiba-tiba meninggal dan dikabarkan bunuh diri dalam selnya pada 10 Agustus lalu.

Berita kematian Jeffrey sukses menghebohkan banyak pihak karena dianggap sebagai sesuatu yang janggal. Muncul juga rumor-rumor yang menyebutkan kalau ada pihak-pihak penting yang pernah memakai jasa prostitusi Jeffrey, termasuk salah satunya adalah Pangeran Andrew.

1 dari 4 halaman

1. Bantah Tidur dengan Virginia

Bantah Tidur dengan Virginia BBC/Mark Harrison via Variety.com
Terlebih lagi, sejak bertahun-tahun yang lalu, media Inggris sudah ramai memperbincangkan isu jika Pangeran Andrew adalah seorang pedofil. Julukan 'Party Prince' bahkan sempat dijatuhkan padanya, namun Andrew tetap mengaku jika dirinya bukanlah tipe orang yang doyan party.

Tidak hanya itu, belum lama ini seorang wanita bernama Virginia Giuffre pun mengaku kalau ia pernah dipaksa tidur dan melayani Pangeran Andrew. Yang lebih parahnya lagi, kejadian itu tidak hanya sekali saja.

Atas tuduhan ini, Andrew pun membantahnya mentah-mentah, "Saya tidak punya ingatan bertemu dengan wanita ini, tidak ada sama sekali."

2 dari 4 halaman

2. Banjir Kritik

Banjir Kritik BBC
Tak peduli meski potret lamanya bersama Virginia tersebar luas ke publik, Andrew tetap bertahan dengan jawabannya, bahwa ia tak pernah bertemu dan mengenal wanita tersebut. Lebih lanjut, Andrew menilai jika kejahatan yang dilakukan mendiang Jeffrey memang sudah keterlaluan.

Anehnya, setelah menyampaikan hal tersebut, Andrew justru mengungkapkan jika ia sama sekali tak menyesali pertemanannya dengan Jeffrey. Menurutnya Jeffrey adalah sahabat yang sangat berjasa, lewat Jeffrey ia bisa bertemu dengan banyak teman bisnis.

Pernyataannya yang terdengar rancu dan saling tumpang tindih ini pun berhasil memancing kritik dari publik dan media Inggris. Mereka menilai Andrew sudah berbohong dan sedang menggali tanah kuburannya sendiri.

3 dari 4 halaman

3. Akui Sering Main ke Rumah Jeffrey

Akui Sering Main ke Rumah Jeffrey Splashnews
Pasalnya setelah itu ia justru mengaku sering berkunjung ke rumah Jeffrey. Mulai dari kediamannya yang berada di London, hingga pulau pribadi Jeffrey yang dikabarkan menjadi rumah bordir untuk para pekerja wanita di bawah umur.

Namun, Andrew sama sekali tak tahu keberadaan gadis-gadis belia yang dipekerjakan dengan paksa oleh Jeffrey. Ia juga sering diundang untuk menghadiri acara makan malam, namun ia juga tak pernah bertemu dengan para pekerja wanita tersebut.

"Rumahnya (Jeffrey benar-benar nyaman untuk ditinggali.  Aku hanya tinggal bersamanya, hanya, ya hanya, hanya itu saja," jawab Andrew dengan terbata-bata. Ia kemudian menyampaikan penjelasan yang cukup bertele-tele.

4 dari 4 halaman

4. Soal Foot Massage

Emily Maitlis yang bertugas sebagai host dalam wawancara kali ini pun bertanya apakah benar klaim yang menyebutkan kalau ada saksi yang melihat Andrew menerima foot massage dari seorang gadis muda asal Rusia di mansion Jeffrey yang terletak di New York tahun 2010 silam. Namun lagi-lagi kabar itu dibantah olehnya.

"Tidak pernah. Ya, aku yakin aku tidak pernah melakukannya. Aku juga tidak kenal Mr. Brockman (nama saksi), jadi aku tidak paham apa yang dia katakannya," tutur Andrew yang dicecar pertanyaan beruntun oleh Emily. Andrew juga membantah semua data yang dipertanyakan Emily, mulai dari pengakuan para saksi dan korban yang bilang pernah berhubungan dengannya.

Well, menurut kamu bagaimana tentang hal ini?

(bbc/sry)


Editor:  

Sora Soraya

↑