Donald Trump Hina John Legend Tak Berguna & Chrissy Teigen Bermulut Kotor

Rezka Aulia | Selasa, 10 September 2019 13:27 WIB
Donald Trump Hina John Legend Tak Berguna & Chrissy Teigen Bermulut Kotor

Kapanlagi.com - Donald Trump menyebut Chrissy Teigen dengan sebutan 'Istri Bermulut Kotor' secara langsung di Twitter. Permasalah kali ini bermula saat Trump mengajukan reformasi peradilan kriminal pada Minggu (8/9/19).

Trump mengklaim selama ini telah banyak masyarakt yang meminta diadakan reformasi peradilan kriminal di Amerika. Hingga akhirnya ia menuntaskan masalah yang dianggap Trump bahkan Barack Obama tak bisa menyelesaikan. Namun amat disayangkan Donald Trump harus menyeret nama John Legend dan Chrissy Teigen dalam tweetnya.

"Orang seperti musisi membosankan @JohnLegend dan istrinya yang bermulut kotor membahas betapa bagusnya (reformasi peradilan kriminal) tapi tak berbuat apapun saat kita berusaha mewujudkannya. ... Orang meminta bantuanku saat (pemimpin) lainnya gagal, tapi yang mereka bahas sekarang pemakzulan President Trump!" tulis Donald Trump dalam utas tweetnya.

1 dari 2 halaman

1. Jawaban John Legend

Jawaban John Legend © twitter/johnlegend
Dalam utas yang ditulis Trump, gak cuma John Legend dan Chrissy Teigen yang jadi sasaran. Namun juga Lester Holt, seorang pembawa acara dari stasiun NBC. John Legend pun menanggapi tweet dari Trump dengan balaan yang cukup sarkas.

"Bayangin jadi presiden dan menghabiskan Minggu malam untuk noton MSN-NBC dan berharap orang-orang memujimu. Melania, tolong puji laki-laki ini. Dia butuh kamu. Seluruh negara butuh kamu melakukan itu, Melania," tulis John Legend membalas tweet Trump.

2 dari 2 halaman

2. Chrissy Merasa Terhormat

"Hahaha dasar pengecut. Kamu menandai semua orang (dalam tweet) kecuali aku. Sebuah kehormatan, Pak Presiden," tulis Chrissy.

Chrissy Teigen memang dikenal amat blak-blakan dalam mengkritik kebijakan Donald Trump. Melalui platform Twitter, Chrissy mengutarakan kritik secara langsung. Panasnya kritik Chrissy bahkan membuat akunnya diblock oleh Donald Trump sejak tahun 2017.

 

(kpl/rna)


Editor:  

Rezka Aulia

↑