Leonardo DiCaprio Ikut Menyoroti Kondisi Bantar Gebang Akibat Gunung Sampah

Gogor Subyakto | Minggu, 17 Maret 2019 16:08 WIB
Leonardo DiCaprio Ikut Menyoroti Kondisi Bantar Gebang Akibat Gunung Sampah

Kapanlagi.com - Bukan hanya berbakat dalam akting, sosok Leonardo DiCaprio juga begitu peduli terhadap lingkungan sekitar. Sampai-sampai, keadaan Bantar Gebang yang merupakan tempat timbunan gunung sampah dari Jakarta-Bekasi pun menarik perhatian sang aktor.

Seperti yang diketahui Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dibangun di kawasan Bantar Gebang yang menghasilkan timbunan sampah menggunung. Akibatnya, kawasan sekitar pun menjadi rusak karena limbah plastik dan sebagainya.

Lewat postingan di akun Instagram miliknya, Leonardo sempat ikut menyoroti kerusakan alam yang berada di sekitar Bantar Gebang.

1 dari 2 halaman

1. Soroti Bantar Gebang

Soroti Bantar Gebang Credit: via instagram.com/leonardodicaprio
Lewat akun Instagram pribadi miliknya, Leonardo DiCaprio sempat ikut menyoroti keadaan Bantar Gebang yang kini memiliki timbunan gunung sampah. Postingan tersebut memamerkan potret keadaan alam sekitar akibat pembuangan limbah sampah itu.

Leonardo memposting ulang sebuah unggahan dari akun @everydayclimatechange yang menyoroti kekhawatiran keadaan alam sekitar. Aktor Hollywood ini sendiri pun nampaknya juga ikut khawatir dengan kondisi Bantar Gebang akibat gunung sampah.

2 dari 2 halaman

2. Keadaan Sekitar

Keadaan Sekitar Credit: via instagram.com/leonardodicaprio
Postingan yang diunggah ulang oleh Leonardo tersebut menceritakan tentang kondisi alam dampak dari gunung sampah. Orang-orang sekitar mencari ikan dari sungai yang sudah terkontaminasi.

"Beberapa pria, dari desa Cikiwul, menangkap ikan di perairan berlumpur yang sangat tercemar yang merembes dari zona pembuangan terbesar Bantar Gebang. TPA Banter Gebang menerima limbah sekitar 15 juta orang yang tinggal di Jakarta. Pemulung membutuhkan sampah untuk mencari nafkah dan masyarakat Indonesia membutuhkan pemulung untuk mendaur ulang semua bahan yang mungkin akan dibuang begitu saja," tulisnya.

"Indonesia, berada di peringkat pencemar plastik terbesar kedua di dunia setelah Cina, dengan laporan menunjukkan bahwa negara itu menghasilkan 187,2 juta ton sampah plastik setiap tahun yang lebih dari 1 juta ton bocor ke laut," sambungnya.

(kpl/ssm)


Editor:  

Gogor Subyakto

↑