Meghan Markle Pindah ke Kanada - Pilih Tinggalkan Kerajaan, Ayahnya Kecewa & Anggap Itu Hal Memalukan

Sora Soraya   | Rabu, 22 Januari 2020 08:15 WIB
Meghan Markle Pindah ke Kanada - Pilih Tinggalkan Kerajaan, Ayahnya Kecewa & Anggap Itu Hal Memalukan

Kapanlagi.com - Keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle untuk pensiun dari posisi Senior Royals memang menjadi hal yang cukup kontroversial. Bahkan meski sudah mendapat restu dan dukungan dari Ratu Elizabeth II, mereka masih saja menerima banyak kecaman dari publik dan media Inggris.

Apapun yang terjadi, pasangan Duke dan Duchess of Sussex ini tetap teguh pada keputusan mereka. Meghan Markle bahkan sudah menjalani kehidupan barunya di Kanada, disusul Pangeran Harry yang akhirnya sampai setelah 2 minggu lebih disibukkan dengan urusan kerajaan.

Di tengah ramainya perbincangan tentang hal ini, ayah Meghan Markle yang bernama Thomas Markle akhirnya buka suara. Lewat video dokumenter bertajuk 'Thomas Markle: My Story', ia mengungkapkan pendapatnya.

1 dari 3 halaman

1. Mengaku Kecewa

Mengaku Kecewa YouTube.com/On Demand News
Bukannya bahagia melihat Meghan Markle pindah ke Amerika, Thomas Markle justru mengaku sangat kecewa, seperti yang dilansir dari Page Six. Pria yang pernah berkarier sebagai seorang sineas film ini bahkan menganggap keputusan Meghan adalah hal yang memalukan.

"Dia (Meghan) sudah mengecewakanku. Ya, ini sangat mengecewakan. Karena sebenarnya dia sudah meraih impian para gadis, setiap gadis muda tentu ingin menjadi seorang putri, sama seperti yang terjadi padanya. Tapi sekarang dia membuang segalanya demi uang," tutur Thomas.

2 dari 3 halaman

2. Memalukan & Dianggap Menghancurkan Kerajaan

"Sebenarnya aku nggak bisa bicara banyak, ya karena ini cukup memalukan bagiku. Ketika menikah, mereka mengemban kewajiban, kewajiban itu untuk menjadi bagian dari kerajaan, mewakili kerajaan, dan rasanya bodoh karena mereka tidak melaksanakan kewajibannya," imbuh Thomas.

Lebih lanjut, Thomas juga mengklaim kalau Harry dan Meghan sudah menghancurkan kerajaan. Menurutnya, mereka tak pantas melakukan hal tersebut.

3 dari 3 halaman

(pag/sry)


Editor:  

Sora Soraya

↑