Petugas Imigrasi Bantah Tuduhan Korup Taylor Kitsch

Riswinanti Permatasari | 08 Maret 2012, 14:10 WIB
Petugas Imigrasi Bantah Tuduhan Korup Taylor Kitsch

Kapanlagi.com - Beberapa waktu lalu, Indonesia sempat dibuat gempar dengan sebutan korup yang dilayangkan oleh Taylor Kitsch pada petugas imigrasi Indonesia. Kini, petugas yang bersangkutan pun menanggapi kata-kata Taylor.

Seperti dilansir dari laman merdeka.com, Wamenkum HAM Denny Indrayana mengungkapkan bahwa alih-alih diminta petugas, justru Taylor yang berusaha menyogok petugas dengan iPhone miliknya. Semua itu dilakukan Taylor agar dirinya bisa masuk Indonesia.

"Dia (petugas imigrasi) masih mengatakan, saya tidak minta orang (Taylor Kitsch) itu. Orang itu pada saat masuk mengaku ingin bikin film, kemudian dia menunjukkan dari HP-nya ini lho film-film saya. Kata petugas ini saya tidak minta," ujar Denny yang saat itu ditemui di Jakarta pada Kamis (8/3).

Tidak begitu saja percaya dengan kesaksian petugas imigrasi berinisial RE tersebut, Denny pun masih berusaha mengusut kasus ini. Pihaknya pun berjanji akan mengumumkan hasil penyelidikan yang dilakukannya dalam waktu sedekat mungkin.

"Sekarang ini yang harus dibuktikan. Apapun nanti kita akan berikan apa itu sanksi atau tidak berdasar hasil penyelidikan," imbuh Denny.

Kontroversi ini berawal dari pengakuan Taylor yang diungkapkan saat sesi wawancara dengan CBS. Saat itu, Taylor salah menyebut Indonesia dengan Filipina. Salah sebut negara pada akhirnya juga menimbulkan kontroversi lain, karena Filipina tidak terima negaranya disebut korup.

Kedatangan Taylor sendiri tak lain adalah untuk syuting film terbaru berjudul SAVAGES yang dibintanginya bersama John Travolta, Uma Thurman dan Salma Hayek. Sayangnya, dia sempat tidak diijinkan masuk oleh petugas lantaran halaman paspornya penuh. Dia pun dikabarkan telah memberikan iPhone miliknya agar petugas mengijinkan masuk.   (kpl/ris)

Editor:   Riswinanti Permatasari