1000 Persen Didukung Bebi Romeo, Meisya Siregar Mantap Berbisnis Brand Fashion

Sanjaya Ferryanto | Senin, 28 Oktober 2019 16:01 WIB
1000 Persen Didukung Bebi Romeo, Meisya Siregar Mantap Berbisnis Brand Fashion

Kapanlagi.com - Tidak hanya pandai berakting di depan kamera, Meisya Siregar ternyata memiliki passion di dunia fashion. Dari situlah dirinya kini terjun berbisnis dengan membuat sebuah brand modest fashion bernama MS. yang merupakan inisial namanya.

"Karena salah satu passion dari dulu ya fashion. Seneng hunting baju. Seneng ikutin fashion. Dan kebiasaan ngurusin baju anak anak dan suami. Dari 2016, fashion yang dibikin dulu fokus di piyama. Nah setiap masuk lebaran baru kita bikin Kaftan dan baju Koko untuk lebaran keluarga," kata Meisya ditemui wartawan di Jakarta belum lama ini.

"Sekarang beralih ke brand modest fashion. Walau gak menutup kemungkinan kita akan produksi kaftan lagi, baju koko, piyama lagi untuk family," lanjutnya.

 

1 dari 2 halaman

1. Peran Bebi Romeo

Peran Bebi Romeo Kapanlagi/Matias Purwanto
Terjunnya Meisya Siregar ke dunia bisnis tak lain juga karena peran sang suami, Bebi Romeo. Diakui Meisya Siregar, Bebi memberikan banyak ilmu berbisnis kepada dirinya.

"1000 %, yang nyemplungin ke bisnis itu selama ini Bebi. Awalnya bikin usaha Rendang Nantulang juga ide Bebi. Karena dia yang duluan nyemplung di Bisnis retail CD di CFC , dia merasa kalau aku pasti juga bisa mengambil ilmunya dia dalam berbisnis," terang Meisya Siregar.

MS. sendiri tidak mengkotakan design khusus untuk busana muslim. Di brand ini, Meisya Siregar menjual busana untuk wanita yang berhijab maupun tidak namun design yang ditawarkan tetap sopan tidak terbuka.

"Di sini campur. Tapi dari segi design semua dibuat yang bisa digunakan buat keduanya. Yang berhijab maupun non hijab. Design yg sopan, tertutup, namun stylish," katanya.

2 dari 2 halaman

2. Digelar di Makasar

Digelar di Makasar Kapanlagi/Matias Purwanto
Menariknya, peluncuran MS. yang dibantu 3D Entertainment tersebut justru digelar di Makasar bukan Jakarta. Padahal, Meisya Sendiri tak membuka butik di Makasar. Ditanya soal hal ini, ia punya alasan tersendiri.

"Karena Jakarta terlalu mainstream. Aku pengen langsung menyentuh daerah. Makassar jd target market potensial. Sekalian test market untuk open buye disana membuka peluang kerjasama reseller," tandasnya.

(kpl/pur/frs)


Reporter:  

Mathias Purwanto.

↑