Akan Dilaporkan Ke Polisi Karena Tak Hadiri Pengajian Padahal Sudah Menerima Bayaran, Ustaz Solmed Angkat Bicara

Luthfia Miranda Putri   | Jum'at, 01 Oktober 2021 16:45 WIB
Akan Dilaporkan Ke Polisi Karena Tak Hadiri Pengajian Padahal Sudah Menerima Bayaran, Ustaz Solmed Angkat Bicara
Ustaz Solmed © Istimewa

Kapanlagi.com - Ustaz kondang Sholeh Mahmoed Nasution atau lebih dikenal Ustaz Solmed sedang jadi bahan perbincangan warganet karena beredar kabar dirinya batal ceramah padahal sudah dibayar. Diketahui Ustaz Solmed diundang ke pengajian di Kampung Cisamak, Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Minggu 26 September 2021.

Ustaz Solmed pun tak hadir sehingga, banyak warga yang kecewa karenanya. Akibatnya hal tersebut pun berbuntut panjang, bahkan Ustaz Solmed diancam akan dilaporkan ke pihak berwajib.

Tak hanya itu, berbagai statemen pun akhirnya keluar dari pihak penyelenggara. Oleh karena merasa difitnah dengan berbagai statemen yang keluar dari pihak penyelenggara, Ustaz Solmed pun akhirnya angkat bicara.

"Selama ini saya diam bukan berarti salah tapi, saya coba memahami, sabar karena mereka saudara saya bukan orang lain. Tapi karena sehari dua hari, makin kesini kok makin menjadi pernyataan, fitnahnya makin jadi. Bilang mau melaporkan Solmed suapaya kapok," ungkap Ustaz Solmed saat ditemui di kediamannya kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, (30/9) Kamis malam.

"Kalimat itu seolah-olah menunjukan dia benar saya salah, akhirnya saya berfikir untuk merespon. Pertama saya klarifikasi dulu tanggal nanti kita cek, tapi Panitia saat mengundang saya ini lengkap ada bukti wa, pak Suwarna (panitia) mengundang saya di Pangalengan, Bandung," lanjutnya.

1. Banyak Hal yang Menghambat

Ustaz Solmed pun mengatakan rupanya tempat pengajian di Garut, Jawa Barat, bukan ditempat awal sesuai undangan. Mengingat jarak tempuh yang cukup jauh apalagi keesokan paginya Ustaz Solmed ada jadwal syuting akhirnya ia meminta waktu untuk memikirkan hal tersebut, lalu pada akhirnya ia pun tetap memutuskan berangkat karena tak mau para jamaah kecewa.

"Lalu jam tiga setelah di Pangalengan, siang itu datanglah Panitia bersama ustaz Suwarna, nereka bilang ayo berangkat kita ke Garut acaranya, saya spontan ngucap innalillahi. Bukannya di Pangalengan malam ini, dia bilang bukan tapi di Garut. Saya bilang lah ini undangan di Pangalengan. Akhirnya saya minta berikan saya untuk berpikir, Inshaallah bada maghrib akan memberikan jawaban," ujarnya.

Meski memutuskan untuk tetap berangkat, Ustaz Solmed mengatakan bahwa ia sempat disarankan untuk pulang saja karena tak sesuai dengan perjanjian undangan. Tapi ternyata ketika dalam perjalanan, banyak hal yang menghambat, singkat cerita akhirnya Ustaz Solmed memutuskan untuk pulang.

"Disarankan untuk pulang karena di luar konteks tapi saya berpikir mungkin jemaah sudah menunggu sudah ramai akhirnya kita berangkat. Tiba-tiba di tengah perjalanan ada jalan putus entah tanah longsor atau apa. Ada petugas yang menyarankan untuk putar balik. Nah saya tanya sama petugas ada jalan alternative, petugas itu bilang ada tuh jalanan sempit, satu jalur, mobil saya besar sampai di tengah ada arus dari bawah kendaran sampai kita nggak bisa jalan selama setengah jam. Pertanyaan kita apakah kita nabrakin aja? Akhirnya kita puter dan saya videoin dan kirim ke pak Tisna yang ngaku lurah ke pak Suwarna juga saya kirim kalau tidak bisa lewat," pungkasnya.

Reporter:   Irfan Kafril