Akibat Kanker Ganas yang Dideritanya, Nurul Qomar BAB Tidak dari Anus Tapi Lewat Punggung

Senin, 04 Oktober 2021 15:34 WIB
Akibat Kanker Ganas yang Dideritanya, Nurul Qomar BAB Tidak dari Anus Tapi Lewat Punggung
Nurul Qomar © KapanLagi.com/Akbar Prabowo Triyuwono

Kapanlagi.com - Belum lama ini, pelawak Nurul Qomar atau biasa disapa Qomar telah mengalami sakit yang cukup parah dideritanya hingga ia harus menjalani operasi besar untuk mengangkat tumor ganas yang berada di ususnya.

Selain itu, pelawak berdarah Sunda ini juga divonis oleh dokter terkena stadium 4C. Qomar sendiri mengungkapkan bahwa dirinya terkena kanker pencernaan kanker ganas usus yang dideritanya, Qomar harus BAB melalui lubang stoma di pinggangnya bukan dari anusnya lagi.

"Operasi cukup besar, dokter ahli memvonis kanker ganas ada di pencernaan usus besar dan usus halus, dan stadium empat C," ungkap Komar, kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini dilansir dari tabloidbintang.com

"Jadi pencernaannya diubah, tidak di anus BAB-nya, pinggang sini, dibuatkan lubang stroma," beber Komar.

1. Masih Bisa Lakukan Aktivitas

Selain itu, Qomar juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjalani kemoterpati untuk menanggulangi penyakitnya tersebut. Meski begitu, personel grup lawak Empat Sekawan ini masih bersyukur bisa melakukan aktivitas seperti biasa.

"Hampir dua bulan ini. Mulai 28 September kemoterapi selama enam bulan ke depan," tambah Komar.

"Alhamdulillah kabarnya baik, sehat insya Allah saya dalam keadaan sehat, hati, jiwa, dan pikiran. Secara fisik masih dalam proses pemulihan," ucap Komar.

2. Ada Faktor Genetika

Sebelumnya Qomar mengatakan, penyebab dirinya mengidap kanker usus karena ada faktor genetika dan pola makan yang tidak sehat. Hal itu diketahui setelah dia memeriksa kondisi kesehatannya di rumah sakit.

"Setelah dilakukan pemeriksaan secara sesama, scan, rontgen, dan semua proses semua medical dilalui 'Pak Haji ada faktor genetika sudah lama'. Jadi faktor genetika, cuma memang barangkali ada satu keadaan pola makan yang tidak sehat," katanya.

"(Sekarang) Saya sudah tidak bisa dan tidak boleh makan menu instan, mie instan. Kalo mau yang gurih-gurih bisa ayam kampung dibikin kaldu, kalo gurihnya, gurih instan nggak bisa lagi saya konsumsi. Karena secara perlahan tapi pasti itu pemicu sel-sel kanker," tambah H Qomar.