Akibat Penggelapan Manager Vierratale, Kevin Keluar Uang Pribadi

Ahmat Effendi | 25 Juli 2017, 18:05 WIB
Akibat Penggelapan Manager Vierratale, Kevin Keluar Uang Pribadi

Kapanlagi.com - Kevin Aprilio dan teman-temannya sempat bermasalah dengan manager Vierratale yang bernama Deni Irawan. Pria tersebut sempat melarikan sejumlah uang yang diambil dari kantor. Kevin pun menceritakan bagaimana tindak penggelapan itu bisa terjadi.

"Iya jadi 3 point mau sampaikan kabar nggak enak, jadi pertama manager kita Mas Deni, sebenernya kemarin banget per kemarin banget itu sebenernya masalah panjang. Jadi memang Mas Deni itu ada masalah dengan financialnya, dan dia sempat memakai uang kantor, sepertinya ditransfer ke PT tapi memang ada alokasi yang masuk ke rekening petty cashnya," ujar Kevin Aprilio di Central Park, Jakarta Barat, Senin (24/7).

Petty cash atau uang kas yang relatif kecil dari perusahaan biasanya disimpan untuk membayar pengeluaran yang tidak terlalu besar. Karena tindakan Deni, Kevin sempat mengambil uang pribadinya untuk melunasi beberapa hal.

Kevin Aprilio sempat mengeluarkan uang pribadi akibat penggelapan yang dilakukan Deni. ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaKevin Aprilio sempat mengeluarkan uang pribadi akibat penggelapan yang dilakukan Deni. ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

"Dari situ setelah itu saya tegur setelah sebulan, lalu mas Deni saya berikan kesempatan untuk berubah, saya minta Mas Deni jangan sampai negelakuin itu lagi, jadi saya masih kasih kesempatan, jadi saat tahu uang dipakai itu saya nggak marah dan saya maafin," ujarnya.

Kevin mengenal Deni sudah cukup lama sejak berdirinya Vierratale sekitar 7 tahunan yang lalu. Ia beranggapan jasa baik dari pria tersebut masih jauh lebih banyak daripada kekacauan yang dibuat. Namun akibat Deni bangkrut karena investasi yang dilakukan, banyak orang terkena imbasnya.

"Nah setelah itu intinya gajinya bulan berikutnya itu nggak cair, yang harusnya cair. Saya sih tanggung sih sama Widi, akhirnya saya pakai uang saya, buat nombok ke mereka (gaji karyawan) itu bulan ke dua nah di situ saya berhentikan saja," tandasnya.

(kpl/aal/sjw)

Reporter:  

Sahal Fadhli