Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Akuisisi Klub Sepak Bola, Ini Alasan Atta Halilintar Rekrut Dua Pemain Kontroversial Gabung AHHA PS Pati

Selasa, 15 Juni 2021 10:18 WIB
Akuisisi Klub Sepak Bola, Ini Alasan Atta Halilintar Rekrut Dua Pemain Kontroversial Gabung AHHA PS Pati
Atta Halilintar meresmikan akuisisi klub sepak bola. (credit: Kapanlagi.com/Adi Abbas Nugroho)

Kapanlagi.com - Atta Halilintar meresmikan akuisisi klub sepak bola PSG Pati yang kini berubah nama menjadi AHHA PS Pati. Menariknya, Atta merekrut dua nama kontroversial untuk bergabung.

Pertama adalah bek jebolan timnas Indonesia yakni Nurhidayat Haji Haris. Sebagaimana diketahui, Nurhidayat didepak dari skuat Garuda untuk kualifikasi Piala Dunia 2022 karena tindakan indisipliner.

Lalu berikutnya ada eks timnas U-19 Indonesia bernama Mochamad Yudha Febrian yang juga melakukan tindakan indisipliner. Hal tersebut membuat namanya dicoret dari klub Liga 1, Barito Putera.

1. Perlu Dirangkul

Terkait perekrutan Nurhidayat dan Yudha Febrian sebagai pemain Liga 2 AHHA PS Pati, Atta Halilintar mengaku tak mempermasalahkan track record yang ada. Terlebih untuk Yudha yang baru-baru ini tersandung kasus dugaan pelecehan seksual.

"Anak muda itu dirangkul bukan dipukul. Kalau udah dirangkul-rangkul nggak bisa, baru dipukul. Tapi kita pengin buktikan ke Indonesia kalau mereka ini masih bisa jadi andalan. Kalau anak muda sekarang salah dikit ditendang diini, ya mereka gimana? Padahal mereka punya talenta, mereka punya bakat, yang perlu kita lakukan ya mendidik. Dari AHHA PS Pati ini kita pengen mendidik anak-anak muda semoga ke depannya bisa jadi punggawa besar timnas Indonesia," jelas Atta di Djakarta Theatre, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin malam (14/6/2021).

2. Yakin Dengan Keputusan

Sebagai chairman AHHA PS Pati, Atta Halilintar telah mengetahui pro kontra dari perekrutan Nurhidayat dan Yudha Febrian. Namun ia sudah yakin akan keputusan tersebut

"Orang juga bilang di komen, 'Ngapain sih pilih pemain ini?'. Tapi kalau kita lihat mainnya, perlu diakui mereka kerja kerasnya juga hebat. Tinggal bagaimana kita menuntun mereka, memotivasi mereka terus untuk bener-bener jadi pemain bola yang besar di Indonesia, yang hebat karena prestasinya, karena pialanya. Itu sih goal-nya kita dari AHHA PS Pati," lanjut Atta.

Pengusaha Putra Siregar yang juga menjabat sebagai chairman menambahkan, "Saya tambahin untuk Yudha Febrian. Saya ingin membuktikan karena usia dia masih 19 tahun dan kesalahan dia tuh hanya perlu kita rangkul. Saya yakin dengan kerja keras Yudha Febrian, dia akan buktikan satu-dua tahun ini akan menjadi anak bangsa yang membanggakan di timnas Indonesia nanti," tutupnya.