Alami Pelecehan Seksual Dada Dipegang, Soraya Larasati Jelaskan Alasan Keluar Rumah

Senin, 06 April 2020 17:48 WIB
Alami Pelecehan Seksual Dada Dipegang, Soraya Larasati Jelaskan Alasan Keluar Rumah

Kapanlagi.com - Hari Minggu (5/4) kemarin, Soraya Larasati baru saja mengalami sebuah kejadian yang kurang mengenakkan. Ketika sedang lari pagi sendirian, Ia mendapati aksi pelecehan seksual yang dilakukan seorang pengendara motor. Soraya mengaku jika bagian dadanya dipegang, lalu sang pelaku kabur begitu saja.

Wanita berusia 33 tahun itu sebenarnya sudah curhat panjang lebar mengenai kejadian yang dialaminya ini lewat sebuah postingan di akun media sosialnya. Berbagai dukungan dan rasa simpati pun didapatkan Soraya, meski ada saja sebagian orang yang menyalahkannya karena tetap keluar rumah di tengah-tengah imbauan untuk stay di rumah saja dari pemerintah.

Ketika dihubungi awak media, Soraya pun mencoba menjelaskan kejadiannya secara detail untuk menghindari kesalah pahaman.

"Kronologis tentang kejadian yang saya alami hari Minggu lalu, tanggal 5 April 2020 kemarin. Jadi di sini saya untuk klarifikasi aja dan menceritakan bagaimana kejadiannya, seperti apa," buka Soraya Larasati ketika dihubungi KapanLagi.com melalui pesan singkat, Senin (6/4).

 

1 dari 3 halaman

1. Jelaskan Alasan Keluar Rumah

Jelaskan Alasan Keluar Rumah Credit: Instagram/sorayalarasat1
Soraya dan keluarga sejatinya sudah mengikuti imbauan pemerintah untuk work from home selam beberapa minggu terakhir. Namun memang kebetulan hari itu, Minggu, Ia punya plan untuk belanja bahan pangan bersama suaminya, sekaligus olahraga tipis-tipis sebagai pengganti CFD yang kini ditiadakan.

"Karena saya punya planing long run sama teman saya, saya punya planing lari jarak jauh gitu dan suami saya tidak mau ikut, jadi dia memutuskan untuk menunggu di titik finish yang udah ditentukan. Nah titiknya itu emang agak jauh dari rumah saya, di sektor 9, kebetulan rumah saya di sektor 1," kenang Soraya.

"Saya memutuskan untuk langsung start lari dari rumah gitu dan karena juga mulai lari udah kesiangan yang biasanya jam 6 tepat udah lari, tapi saya baru mulai setengah 7 pagi, jadi teman saya udah mulai lari duluan karena emang rumahnya nggak jauh dari saya. Nah kita janjian pakai share live location jadi ketemu di tengah-tengah jadi nggak tunggu-tungguan gitu kan," sambung istri dari Doni Amaldi itu.

2 dari 3 halaman

2. Langsung Telepon Suami

Lebih lanjut, Soraya menjelaskan jika Ia sudah sangat familiar dengan rute yang dilaluinya itu. Namun pada saat itu, kondisi jalanan memang cenderung agak sepi, mengingat warga sekitar kini lebih banyak yang stay di rumah masing-masing. Lalu terjadilah kejadian yang tak diinginkan tersebut.

"Saat itu karena kejadiannya super cepat seperti orang dijambret gitu, karena dia juga naik motor jadi saya nggak sempat terpikir mau triak atau foto pelakunya. Yang saya pikirkan pertama saya ngucap, saya nengok kan dan lihat ada tukang jamu ibu-ibu di depan saya pakai sepeda. Saya tanya, 'Bu liat nggak yang tadi nyentuh dada saya?'. Dia bilang nggak lihat. Dia bilang tadi ngelihat karena saya nyebut tadi, dia ngira saya jatuh," jelas Soraya.

"Nah setelah kejadian itu tindakan pertama saya langsung telepon suami saya, untuk segera mendatangi saya di tempat kejadian. Pas mereka datang baru saya menjelaskan kronologi kejadiannya. Setelah itu, ya udah kita abis itu tetap lanjutin lari seperti biasa," sambungnya.

3 dari 3 halaman

3. Sudah Ikuti Imbauan Pemerintah

Sudah Ikuti Imbauan Pemerintah Credit: Instagram/sorayalarasat1
Soraya sekali lagi menekankan jika dirinya sudah mematuhi imbauan pemerintah untuk stay di rumah saja. Namun karena memang ada kebutuhan mendesak untuk mengisi stock bahan makanan, maka Ia pun memutuskan untuk keluar hari itu.

"Nah di sini saya sendiri awalnya nggak berani sendiri dan memang sebaiknya tidak keluar rumah cuma karena saya ada kebutuhan untuk pergi ke pasar tradisional gitu dan udah janji sama teman dan suami, jadi ya udah. Kita sih sekeluarga udah nerapin sosial distancing yang dianjurkan, nggak berkerumun dan menjaga jarak juga sama teman saya," tutupnya.

(kpl/irf/gtr)