Alami Penipuan, Tiara Dewi Nangis dan Gagal Beli Berlian

Guntur Merdekawan | Rabu, 09 Januari 2019 20:15 WIB
Alami Penipuan, Tiara Dewi Nangis dan Gagal Beli Berlian

Kapanlagi.com - Tiara Dewi dan Lucky Hakim jadi korban penipuan dan penggelapan uang yang dilakukan mitra bisnisnya sendiri. Total kerugian mencapai angka 8,8 miliar, mereka pun akhirnya membawa kasus ini ke jalur hukum. Sang pelaku saat ini sedang dalam pencarian.

Tiara menyebut jika sang pelaku yang diketahui bernama Dini itu adalah orang yang baik saat pertama kenal. Tentu saja kejadian ini membuatnya shock bukan main. Bagaimana tidak, kepercayaannya dikhianati begitu saja.

"Nggak, nggak nyangka, memang (orangnya) baik. Tampangnya tuh sangat baik, di luar dugaan saya dia itu bisa seperti itu. Tapi ternyata pas sekarang saya sudah tahu Dini seperti apa, saya sangat  terkejut gitu. Saya sering ketemu sama beliau, namun saya kan nggak terlalu aktif di kantor karena saya kan mempercayakan semuanya ke mas (Lucky)," ujar Tiara saat ditemui di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (9/1).

1 dari 2 halaman

1. Sering Bertemu

Gara-gara penipuan yang dialaminya, Tiara pun sampai gagal membeli berlian yang diinginkannya. Seperti diketahui, Ia memang sejak dulu dikenal sebagai seorang sosialita yang rajin mengoleksi perhiasan mahal.

"Iya sampai nangis. Wajarlah karena itu bukanlah uang yang sedikit, itu uang yang sangat banyak. Tadi mau belanja berlian jadi nggak jadi. Jadi ya sangat amat dirugikan kami dengan tindakan Dini ini gitu," sambung wanita yang sempat dapat julukan sebagai Syahrini KW itu.

2 dari 2 halaman

2. Ancaman Hukuman 4 Tahun Penjara

Ancaman Hukuman 4 Tahun Penjara Lucky Hakim dan Tiara Dewi alami kerugian sebesar 8,8 miliar rupiah / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya
Atas kasus ini, sang pelaku penipuan terancam hukuman 4 tahun penjara. Fakaubun, pengacara yang ditunjuk untuk menangani kasus ini juga menjelaskan bagaimana proses penipuan yang dilakukan oleh Dini.

"Pasal yang kita minta yaitu 372 sama 374 tentang penggelapan. Karena Bu Dini ini memakai jabatan sebagai mitra kerja terhadap PT RAP, sehingga dengan jabatan itu lah bisa saja dia mengambil duitnya dengan mudah. (Ancaman hukuman) sekitar kurang lebih 4 tahun," pungkas Fakaubun, sang pengacara.

(kpl/aal/gtr)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑