Anak Agung Hercules Ungkap Kesedihan di Balik Penyakit Kanker Otak Ayahnya

Sora Soraya | Jum'at, 12 Juli 2019 21:46 WIB
Anak Agung Hercules Ungkap Kesedihan di Balik Penyakit Kanker Otak Ayahnya

Kapanlagi.com - Kondisi kesehatan Agung Hercules tengah menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Bukan tanpa alasan, penyanyi kondang yang dikenal punya rambut gondrol dan badan kekar itu mendadak berubah drastis gara-gara penyakit kanker otak yang dideritanya.

Kabar ini pun berhasil mengejutkan banyak pihak, terutama rekan sesama artis. Di tengah-tengah kesibukannya, sederet selebriti seperti Baim WongJeremy Teti, Peppy, hingga Bedu menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah sakit dan memberi bantuan pada Agung Hercules.

Dan kini, giliran anak-anak Agung Hercules yang buka suara. Lewat channel YouTube Agung Hercules TV, Feby Gaswara dan Mia Aulia Gaswara mengungkapkan kesedihan mereka.

1 dari 3 halaman

1. Sedih yang Tidak Bisa Digambarkan

Sedih yang Tidak Bisa Digambarkan Feby & Mia © YouTube.com/Agung Hercules TV
Lewat video bertajuk 'Apa Kata Anak Agung Hercules....', Mia Aulia Gaswara menjelaskan seperti apa sosok Agung Hercules yang merupakan ayah tirinya. Meski tidak ada hubungan darah, ia tidak bisa menyembunyikan kesedihannya lewat gesture dan suaranya yang bergetar.

"Bukan ayah biologis, tapi kerasanya tuh kayak we've known him for our entire life gitu. Ayah tuh bener-bener gimana ya perasaannya. Pas buka pintu biasanya ada yang nge-garing (bercanda tidak lucu), garingnya tuh sampai garing banget. Terus tiba-tiba sekarang buka pintu, kayak sakit. Sakitnya tuh bukan cuma demam. Ya kita juga dibilang sedih mungkin klise ya, tapi kayak bukan sedih lagi," tutur Mia.

Mendengar apa yang disampaikan kakaknya, Feby Gaswara pun ikut menambahkan, "Perasaan tuh udah nggak bisa digambarin lagi. Saking sedihnya tuh kayak, ya ampun bingung gimana. Kayak ayah kenapa gitu. Mungkin ini Allah kasih ujian, siapa tahu ini ke selanjutnya yang terbaik buat ayah juga, buat sekeluarga juga."

2 dari 3 halaman

2. Agung Hercules Optimis Sembuh

Sambil terus menahan air mata, Feby dan Mia hingga saat ini masih seakan percaya tidak percaya. Kanker otak yang diderita ayahnya bukan sebuah hal yang bisa diterima dengan mudah, namun mereka bersyukur karena ayahnya selalu optimis dan kuat.

"Ayah selalu optimis, bakal sembuh bakal sembuh. Dia selalu bilang tiba-tiba, 'Tenang kok, bentar lagi kerja lagi, bentar lagi kerja lagi.' Sesemangat itu lho dia buat keluarganya," jelas Mia.

3 dari 3 halaman

3. Pesan untuk Mama & Ayah

Di akhir videonya, Feby dan Mia juga sempat menyampaikan pesan untuk kedua orangtuanya. "Buat mama, semoga mama sehat selalu, semoga mama semakin kuat buat ngadepin semuanya bareng ayah. Mama tuh selain role model kita, lebih dari heroes. Karena mama tuh kekuatannya bukan kekuatan heroes-heroes yang kayak di film-film," kata Feby.

Buat ayah, ayah semangat, itu aja. Aku pengin banget semangatin ayah setiap harinya. Ayah semangat, ayah tahu Feby sayang ayah. Mama juga tahu Feby sayang mama, yang penting dua-duanya harus kuat," imbuhnya.

Sementara itu, Mia ikut menyampaikan, "Kalau pesen aku buat mama, mama usahain buat sehat terus. Mama jangan pernah bosan, keep doing what you doing now. Mama buat aku kayak beyond lah, di mana mama tahu apa yang dihadapinnya itu semuanya serba nggak pasti. Aku tahu mama kadang jatuh, kadang udah prepare for the worst, tapi tetap bisa. Mama harus keep seperti itu terus. Karena itu power-nya mama, you're big because of that."

"Buat ayah, pesennya ayah tahu ayah dicintai banget sama banyak orang. Many person support banget ayah tanpa ayah tahu. Ayah jangan merasa kalau ayah akan dilupain orang. Ayah jangan merasa kalau ayah habis ini nggak bisa apa-apa. Pesen aku ayah harus optimis. Ya klise, badai pasti berlalu. Pokoknya jangan mikir ke depannya aku bakal gimana ya, aku bakal masih bisa kerja nggak ya, aku bakal bisa bahagiain nggak ya. Ayah jangan kayak gitu. Ayah jangan terus-terusan nge-push diri sendiri. Ayah take it slow, semuanya butuh proses, ayah pasti bisa," pungkasnya.

(kpl/sry)


Editor:  

Sora Soraya

↑