Anak Nia Daniaty Bantah Lakukan Penipuan CPNS, Korban: Silakan Dia Mau Argumen Apa Saja!

Senin, 04 Oktober 2021 19:00 WIB
Anak Nia Daniaty Bantah Lakukan Penipuan CPNS, Korban: Silakan Dia Mau Argumen Apa Saja!
Anak Nia Daniaty bantah lakukan penipuan © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Olivia Nathania, anak dari penyanyi Nia Daniaty, membantah telah melakukan penipuan dengan menyebut dirinya hanya penyelenggara bimbingan belajar ujian CPNS. Tak hanya itu, wanita yang akrab disapa Oi itu juga melakukan serangan balik terhadap Agustin dan Karnu, selaku korban dan juga pelapor dengan menyebut mereka sebagai oknum di balik kasus penipuan CPNS.

Menanggapi tudingan tersebut, Agustin yang sedang berada di Polda Metro Jaya ditemani kuasa hukumnya, guna memenuhi panggilan pemeriksaan, sontak membantah. "Silakan dia mau argumen apapun. Kalau kami by data, tidak sembarangan ngomong," kata Agustin, Senin (4/10/2021).

Lebih lanjut Agustin melalui kuasa hukumnya juga membantah pernyataan mantan ayah sambung Olivia, Farhat Abbas, yang mengatakan dirinya dan Karnu bukan lah korban. "Kami membawa sejumlah dokumen. Bahwa uang yang diterima bu Agustin uang pengembalian salah satu korban meminta uang kembali. Jadi sama sekali tidak ada keuntungan yang diterima Agustin," kata kuasa hukum Agustin, Odi Hudianto.

Odi juga tegas membantah kabar kliennya telah menaikan tarif kepada para korban dari yang ditentutan Olivia. "Naikin tarif dari Hongkong. Jadi korban ini nggak ada yang ikut les. Jadi kalau Oli minta uang Rp 40 juta ya (dikasihnya) 40 juta," tuturnya.

1. Anak Nia Daniaty Dinilai Lari Dari Tanggung Jawab

Odi pun lantas menilai bahwa klarifikasi yang dilakukan Olivia, hanya sebatas upaya untuk lari dari tanggung jawab. "Namanya bangke mau pakai cara apapun, tetap aja bau. Semakin Oli itu membentengi dirinya, akan semakin kebuka belangnya dia," tuturnya.

Seperti diketahui, Agustin merupakan salah satu korban. Ia mengaku mantan guru dari Olivia yang diminta Olivia untuk merekrut peserta CPNS yang mau bekerja melalui jalur cepat dengan menyediakan sejumlah dana.

Belakangan para korban sadar telah ditipu setelah melakukan pembayaran dan pengambilan Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Karnu, mewakili 225 orang korban pun membuat laporan polisi dengan melaporkan Olivia Nathania dan suaminya, Rafly Noviyanto Tilaar ke Polda Metro Jaya pada 23 September 2021.

Karnu melaporkan Olivia dengan tuduhan telah melakukan Penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat sebagaimana diatur dalam Pasal 378, 372, dan 263 KUHP.