Anak Yadi Sembako Meninggal Karena Gangguan Pernapasan, Sempat Bertahan 6 Jam

Tantri Dwi Rahmawati | Jum'at, 27 September 2019 19:23 WIB
Anak Yadi Sembako Meninggal Karena Gangguan Pernapasan, Sempat Bertahan 6 Jam

Kapanlagi.com - Kabar duka datang dari aktor sekaligus komedian Yadi Sembako. Anak kelimanya yang berjenis kelamin laki-laki meninggal dunia. Kabar berita ini pertama kali beredar lewat WhatsApp pada hari Kamis (26/9/2019).

Lebih lanjut Yadi mengonfirmasi sang putra meninggal pada sekitar pukul 16.00 WIB. "Anak kelima saya. Laki-laki. Baru lahir jam 10.15. Sore jam 4-an, meninggal. Mohon doanya," jawab Yadi saat dihubungi pada hari Jumat (27/9/2019).

1 dari 2 halaman

1. Anak Yadi Sembako Sempat Diazankan

Anak Yadi Sembako Sempat Diazankan Yadi Sembako (Credit: instagram.com/yadisembako127_official)
Kepergian sang putra ke pangkuan Sang Maha Kuasa ini disebabkan oleh gangguan saluran pernapasan. "Penyebabnya karena saluran pernapasan terganggu. Jadi asupan oksigen yang harusnya masuk memompa jantung dan paru-paru biasanya 100 persen, ini cuma 60 persen," terang Yadi.

Segala upaya dilakukan salah satunya dengan bantuan oksigen. Namun takdir berkata lain, sang anak tetap harus berpulang. "Seperti itu umpamanya. Walau sudah dibantu oksigen dia makin lemah. Dan memang takdir Allah. Alhamdulilahnya pagi sempat saya azankan dan sebut namanya juga," lanjut Yadi.

2 dari 2 halaman

2. Yadi Sudah Sempat Memberikan Nama

Yup, Yadi memang sudah sempat memberikan nama. Ia bahkan sudah menyematkan doa. "Namanya Muhammad Fadil Akbar. Saya sempat bisikin dia semoga menjadi anak saleh, pinter, dan kebanggaan kedua orangtua. Itu doa saya tadi," tukas pria 46 tahun ini.

Sayangnya, sang putra hanya mampu bertahan 6 jam untuk hidup di dunia. "Tapi Allah berkata lain. Dia cuma bisa menikmati dunia ini selama enam jam. Karena jam empat anak saya meninggal dunia walau dokter sudah berusaha semaksimal mungkin," ujar Yadi.

Kepergian sang putra tentu goreskan pedih mendalam baginya dan sang istri. "Walaupun sedih, tapi istri saya berusaha untuk tetap tabah, sabar, ikhlas. Karena kami yakin bahwa anak kita sudah tenang. Dia akan menjadi tabungan kedua orangtuanya di akhirat nanti yang bisa menarik orangtuanya di surga allah SWT," tutupnya.

(kpl/abs/tdr)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑