Angel Lelga Bantu Korban Penipuan untuk Penjarakan Vicky Prasetyo

Sora Soraya | Sabtu, 14 Desember 2019 23:40 WIB
Angel Lelga Bantu Korban Penipuan untuk Penjarakan Vicky Prasetyo

Kapanlagi.com - Angel Lelga mendatangi Polda Metro Jaya, hari ini Sabtu (14/12). Kedatangannya dalam rangka mendampingi Rusmin Luthena, korban dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp 900 juta dengan terlapor Vicky Prasetyo.

"Kami di sini mau minta kejelasan soal laporan korban (Rusmin Luthena) atas Vicky Prasetyo. Saya menemani korban karena saya yang awalnya mengenalkan Vicky ke Bapak ini. Ini beban moril buat saya," kata Angel Lelga saat ditemui di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Tak hanya Rusmin, Angel pun mengaku siap membantu dan mendampingi seandainya ada korban lain. Sebab, ia yakin bukan hanya Rusmin seorang yang telah menjadi korban tipu daya Vicky.

"Banyak lah ya, tapi saya nggak mau sebutin semuanya, biar korban sendiri yang bicara sama kalian. Kalau saya dihubungi yang berkaitan dengan saya, insya Allah saya bantu. Tapi kalau tidak dihubungi, saya tidak mau ikut campur ya," ujar Angel Lelga.

1 dari 2 halaman

1. Soal Uang Monopoli

Soal Uang Monopoli KapanLagi.com®/Dadan Deva
Kedatangan Angel Lelga mendampingi Rusmin juga sekaligus meluruskan pernyataan keluarga Vicky yang berkata bahwa uang yang diduga telah digelapkan Vicky adalah uang monopoli.

"Ini pertolongan Allah kepada saya, korban menghubungi saya. Karena saya melihat di infotainment, ada kata-kata uang monopoli dari keluarga Vicky, ini saya mau membuktikan juga," tuturnya

2 dari 2 halaman

2. Sudah Lapor Sejak Lama

Sudah Lapor Sejak Lama KapanLagi.com®/Dadan Deva
Sementara itu, Rusmin berharap dengan didampingi Angel Lelga, proses laporannya terhadap Vicky segera diproses pihak kepolisian. Sebab, ia sudah melaporkan kejadian dugaan penipuan dan penggelapan yang terjadi padanya sejak lama.

"Kejadiannya Desember 2017. Saya lapornya tanggal 9 Juli 2018. Saya dijanjikan sama Vicky dua program, pertama program musik untuk tayang di salah satu stasiun TV dan kedua manajemen artis. Tapi yang dijanjikan tidak pernah terealisasi. Untuk konser musik saya mengalami kerugian Rp 550 juta dan manajemen artis itu saya rugi Rp 350 juta," tuturnya.

(kpl/dan/sry)


Reporter:  

Dadan Deva

↑