Angelina Sondakh Minta Pulau Terpencil Diperhatikan

Darmadi Sasongko | 09 Januari 2010, 07:39 WIB
Angelina Sondakh Minta Pulau Terpencil Diperhatikan
Kapanlagi.com - Anggota Komisi X DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh, mengharapkan adanya perhatian lebih serius terhadap pengembangan pendidikan di pulau-pulau terpencil.

"Ini hal yang serius, dan harus mendapat penanganan yang maksimal dari instansi berkompeten," katanya di Jakarta, Jumat (8/1).

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat di wilayah-wilayah pesisir dan pulau-pulau terpencil itu juga punya korelasi signifikan dengan pemantapan warga dalam rangka ketahanan nasional di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Rakyat yang terdidik, terlatih dan punya akses terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak mudah 'diobok-obok' oleh pihak asing. Sebab, warga pesisir dan pulau terpencil ini ada yang berada di garis depan gerbang Nusantara yang berhadap-hadapan dengan negara asing," kata mantan Puteri Indonesia 2001 itu.

Salah satu yang penting untuk dapat segera dikembangkan, demikian Angelina Sondakh, ialah pengembangan perpustakaan.

"Banyak fungsi dan manfaatnya untuk mendorong pencerahan bagi warga di pulau-pulau terpencil. Karena, kita tentu tidak bisa dengan begitu saja membangun sekolah-sekolah formal di semua pulau yang ukurannya kecil-kecil dan penduduknya tidak lebih dari lima puluhan orang," katanya.

Dengan pengembangan perpustakaan, lalu ada tenaga yang bisa jadi semacam pengajar atau melaksanakan tugas-tugas tutorial. Istri anggota DPR Adjie Massaid itu optimistis, warga di pulau-pulau terpencil itu bisa memperoleh banyak pengetahuan baru di berbagai bidang kehidupan.

"Utamanya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup yang menjadi sumber penghidupan manusia. Juga lebih dari itu, untuk peningkatan ilmu, pengetahuan serta teknologi yang bisa dipakai pula untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," katanya.

Angelina Sondakh berharap, pada tahun 2010 ini, pengembangan perpustakaan di wilayah-wilayah pesisir dan pulau-pulau terpencil di seluruh pelosok Indonesia, akan semakin maksimal dilakukan.   (ant/dar)

Editor:  

Darmadi Sasongko