Annisa Pohan Share Video Ani Yudhoyono Kala Masih Segar, Ungkap Penyesalan dan Maaf

Wulan Noviarina Anggraini | Minggu, 02 Juni 2019 12:38 WIB
Annisa Pohan Share Video Ani Yudhoyono Kala Masih Segar, Ungkap Penyesalan dan Maaf

Kapanlagi.com - Kepergian Ani Yudhoyono untuk selama-lamanya membuat Annisa Pohan sangat berduka. Tak lama setelah Ani dinyatakan meninggal dunia, Annisa mengunggah video kenangannya dengan bu Ani yang terekam pada 15 Mei 2019 lalu.

Ketika itu, kondisi bu Ani sedang sangat bagus dan paling sehat bila dibandingkan dengan masa tiga bulan dirawat di rumah sakit. Malam itu, bu Ani sedang latihan menggerakkan otot kaki agar bisa berjalan dengan lancar.

Kala divideokan, bu Ani yang akrab disapa dengan nama Memo sedang ngobrol dan bicara mengenai umur panjang. Kemudian ia menjawab pertanyaan Annisa yang penasaran dengan kegiatannya.

 

1 dari 3 halaman

1. Latihan Otot

Latihan Otot © instagram.com/annisayudhoyono
"Ini lagi latihan. Latihannya, apa namanya, supaya aliran darahnya bagus. Ototnya kuat. Yang itu (bengkak di kaki) bisa kempes. Sehari bisa dua kali, tiga kali, kayak sepeda. Namanya pedal ya. Terserah kita aja yang penting goyang," ujar Ani.

Di tengah video berlangsung, SBY memasuki kamar dengan membawa segelas kopi. Annisa pun menggoda ayah mertuanya itu dengan menyebutnya sebagai penjaga.

"Wah dateng ini penjaganya," ujar Annisa.

"Bodyguardnya," jawab SBY, lalu duduk di sebelah bu Ani.

"Ini pelatihnya datang," sahut bu Ani.

2 dari 3 halaman

2. Sesal Annisa

Ketika mengunggah video ini, Annisa menyertakan caption cukup panjang. Ia mengaku menyesal karena tidak bisa menjaga ibu mertuanya dengan lebih baik lagi. Istri Agus Yudhoyono ini pun menyampaikan maaf kepada sang ibu mertua.

"15 Mei 2019. Di sini Memo dalam kondisi yang paling baik dari 4 bulan di Rumah sakit, karena hasil darahnya cukup bagus untuk keesokan harinya diperbolehkan keluar kamar sebentar untuk menghirup udara segar.
walaupun malam-malam Memo semangat exercise sehingga dapat semakin kuat untuk jalan. Terlihat mukanya sangat bahagia karena tidak sabar menyambut besok. Tidak menyangka tidak lama setelah itu kembali drop kondisinya. Ya Allah maafkan hamba kalau selama menjadi menantu Memo perilaku dan perkataan saya menyakiti hati Memo. Memo maafkan Annisa, Annisa merasa belum maksimal dalam merawat Memo, seharusnya Annisa bisa lebih baik lagi," tulisnya.

3 dari 3 halaman

3. Tangis Annisa di Halim

Annisa pun kembali menangis tersedu ketika tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma. Ia ikut terbang bersama pesawat Hercules yang membawa jenazah Ani dari Singapura menuju Jakarta.

Dalam tangisnya, Annisa mengaku menyesal karena tidak bisa merawat ibu mertuanya dengan maksimal. "Seharusnya aku lebih sering ke Singapur," ujar Annisa dalam pelukan kerabatnya.

(kpl/phi)


↑