Arswendo Atmowiloto di Mata Putrinya, Bapak Yang Baik dan Bertanggung Jawab

Dhimas Nugraha | Jum'at, 19 Juli 2019 20:16 WIB
Arswendo Atmowiloto di Mata Putrinya, Bapak Yang Baik dan Bertanggung Jawab

Kapanlagi.com - Dunia hiburan dan sastra Indonesia kini tengah berduka. Arswendo Atmowiloto menghembuskan nafas terakhirnya, Jumat (19/7/2019). Penulis naskah dan film kondang KELUARGA CEMARA itu meninggal dunia di usia 70 tahun, karena penyakit yang dideritanya.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh putrinya, Caecelia Tiara. Menurut putri ketiga Arswendo itu, mendiang sudah terserang kanker sudah lebih dari setahun.

"Memang sudah sakit lama, sakit kanker kantung kemih dan sudah cukup lama. Sudah setahunan lebih, dan hari ini sekitar pukul 17.30 WIB meninggal. Meninggalnya tenang, baik, senyum dan sekarang udah nggak sakit lagi." kata Caecilia Tiara saat ditemui di di rumah duka, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).

 

 

 

1 dari 2 halaman

1. Sama Sekali Tak Ada Firasat Sebelum Sang Ayah Meninggal

Kepergian Arswendo Atmowiloto ini tentu saja menjadi pukulan hebat bagi keluarga. Bahkan, dari pihak keluarga tak memiliki firasat apapun sebelum sang ayah meninggal.

"Nggak ada firasat apa apa. Meninggal dengan baik, memang sudah kehendak Tuhan," ujar Tiara.

Selain tak ada firasat baik dari Arswendo maupun dari keluarga. Mendiang juga tak ada kata-kata terakhir untuk keluarga.

"Nggak ada, nggak ada apa-apa. Baik-baik aja semua. Pokoknya memang sudah kehendak Tuhan. Sudah jalannya demikian," tuturnya.

 

2 dari 2 halaman

2. Sosok Bapak Yang Baik dan Menyenangkan

Sosok Arswendo Atmowiloto di mata keluarga dikenal sebagai orang yang baik, dan humoris. Pria tiga anak dan enam cucu tersebut adalah orang yang bertanggung jawab dengan keluarganya.

"Dia bapak yang baik, bertanggung jawab, luar biasa, semua orang  juga tahu dia menyenangkan. Banyak tawa dan sabar," pungkas Tiara.

Sebagai anak, Tiara sangat mengerti sang ayah. Sejak hidup bersama selama 40 tahun, tak ada kenangan yang tak menyenangkan ketika bersama ayahnya.

(kpl/aal/dim)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑