Arumi Bachsin Bangga Suami Raih Kursi Asosiasi Pemda Asia Pasifik

Ahmat Effendi | 09 September 2016, 17:15 WIB
Arumi Bachsin Bangga Suami Raih Kursi Asosiasi Pemda Asia Pasifik

Kapanlagi.com - Kebanggaan tengah dirasakan artis Arumi Bachsin atas pencapaian yang didapat sang suami, Emil Dardak. Belum lama ini, Emil yang juga menjabat Bupati Trenggalek, memenangkan salah satu kursi bergengsi di Asosiasi Pemda Asia Pasifik, yaitu Co-President United Cities Local Goverment (UCLG) Asia Pacific.

Emil juga turut mendampingi Gubernur Jeju Korsel, propinsi yang saat ini naik daun di dunia karena pariwisatanya, dimana Won Hee Ryon selaku Gubernur Jeju kembali memenangkan kursi President UCLG untuk periode 2016-2018.

"Intinya bangga sekali, karena perwakilan Indonesia dari Trenggalek, dan juga bisa menempati posisi yang strategis di UCLG, yang tentunya peluang ini bisa jadi ajang yang baik untuk saling bertukar pengalaman dan masukan," ucap Arumi, belum lama ini.

Arumi Bachsin bangga suaminya meraih prestasi. ©KapanLagi.com/Bambang E RosArumi Bachsin bangga suaminya meraih prestasi. ©KapanLagi.com/Bambang E Ros

Emil juga hadir di Kongres UCLG Asia Pacific yang diselenggarakan tanggal 4-8 September 2016 di Propinsi North Jeolla, Korea Selatan, sebagai perwakilan Asosiasi Pemkab Seluruh Indonesia (Apkasi). Pada bulan Mei, Emil Dardak dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum Apkasi mendampingi Bupati Tanah Bumbu sebagai ketua umum, dan dilantik bersama pengurus Apkasi, serta mendapat pengarahan langsung dari Presiden dan Wapres RI.

"Rencana saya sebagai Co-President tentunya memaksimalkan jaringan terutama di Asia Tenggara untuk mendorong peluang sinergi termasuk proyek-proyek percontohan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat dan infrastruktur," kata Emil.

Lebih jauh, Emil juga akan menjadi pembicara bersama para pemimpin dunia di Kongres Kepala Daerah se-dunia pada Oktober mendatang di Bogota, Colombia. Di sana, Emil diminta memaparkan konsep bottom up national development yang intinya strategi pembangunan nasional yang dirintis dari titik terbawah di level daerah.

(kpl/aal/sjw)

Reporter:   Sahal Fadhli