Aura Kasih Tulis Buku 'Renjana' Buat Glenn Fredly, Ada Percakapan Tentang Kematian

Kamis, 09 April 2020 10:40 WIB
Aura Kasih Tulis Buku  'Renjana' Buat Glenn Fredly, Ada Percakapan Tentang Kematian

Kapanlagi.com - Salah satu legenda dan penyanyi terbaik, Glenn Fredly, meninggal dunia dalam usia 44 tahun pada hari Rabu (8/4/2020) karena penyakit meningitis. Kepergian penyanyi lagu Cukup Sudah ini benar-benar meninggalkan duka mendalam di hati banyak orang yang menyayanginya.

Aura Kasih pun juga berduka dengan kepergian Glenn. Buat yang belum tahu, keduanya pernah pacaran, sebelum hidup bahagia dengan keluarga masing-masing. Aura pun kembali mengingat bukunya yang berjudul Renjana. Lewat Instagram, ia mengungkap kalau karyanya itu ditulis buat Glenn Fredly.

 

1 dari 4 halaman

1. Buku Buat Glenn

Buku Buat Glenn (credit: instagram.com/aurakasih)
Dalam Instagram Story-nya, Aura mengunggah sebuah buku dengan judul Renjana. Di covernya terlihat punggung seorang pria yang sedang menatap pemandangan indah dari sebuah bukut. Di foto tersebut, buku itu bersama dengan gitar, syal, daun, tanaman dalam pot dan secangkir kopi.

"Satu karya yang akhirnya bisa ku dedikaskan untukmu. Terima kasih untuk lagu yang sangat indah," tulis Aura dalam Insta Story tersebut.

2 dari 4 halaman

2. Renjana

Kamis pagi (9/4/2020), Aura mengunggah foto sebuah halaman dalam bukan Renjana. Ia menambahkan caption, 'Sebuah buku yang ku tulis. Untuk RENJANA. RIP Kaka, sahabat'.

Dalam satu halaman buku tersebut, terlihat ada percakapan serius antara dua tokoh yang bernama Nana dan Gabian. Aura tampak memfokuskan beberapa dialog dengan warna kuning.

3 dari 4 halaman

3. Dialog Tentang Kematian

Dialog Tentang Kematian (credit: instagram.com/aurakasih)
Dialong yang tampak digarisbawahi Aura itu kebetulan membicarakan tentang kematian.

'Mati itu bukan berarti aku nggak bahagia. Justru kamu mesti merelakan aku, biar bahagia ketemu Tuhan'.

Kalimat tersebut diucapkan Nana kepada Gabian.

4 dari 4 halaman

4. Mati = Bahagia

'Kesedihan itu hanyalah ego sesaat, ego karena kehilangan dan nggak rela melepaskan orang yang biasanya selalu ada di samping kita. Kematian itu adalah kebahagiaan dalam bentuk lain. Jadi kalau kamu nggak sedih ketika aku mati, itu artinya kamu rela melepasku bahagia'.

Sebuah dialog yang sangat penuh makna. Semoga saja apa yang dikatakan Nana dalam buku itu juga terjadi kepada Glenn.

RIP Glenn, semoga bahagia di sana!

(kpl/pit)