Ayah Olga Lydia Meninggal Dunia, Sakit Pneumonia dan Sempat Opname Hampir Sebulan

Tantri Dwi Rahmawati | Selasa, 05 November 2019 22:49 WIB
Ayah Olga Lydia Meninggal Dunia, Sakit Pneumonia dan Sempat Opname Hampir Sebulan

Kapanlagi.com - Olga Lydia baru saja kehilangan sang ayah. Ayahnya berpulang ke pangkuan Tuhan Yang Maha Esa pada Selasa (5/11). Olga mengungkap ayahnya yang bernama Bapak Hertadi itu meninggal karena sakit Pneumonia di paru-parunya.

Menurut Olga, sang ayah sempat dirawat di rumah sakit. "Jadi memang ayah saya beberapa lama di rumah sakit. Dari tgl 16 (Oktober) kemarin tapi kemarin itu persis hari Senin kami sempat senang sekali karena ayah saya itu ya udah boleh pulang," ujarnya saat dijumpai di Rumah Duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Barat, Selasa (5/11).

1 dari 2 halaman

1. Ayah Olga Lydia Ingin Pulang ke Rumah

Ayah Olga Lydia Ingin Pulang ke Rumah Olga Lydia © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
Sebelumnya keputusan dokter yang membolehkan mendiang ayah Olga pulang itu sempat bikin dahi berkernyit. "Katanya kadar kaliumnya udah rendah itu dikhawatirkan bahaya untuk jantung tapi entah mengapa memang sama dokternya tetap diperbolehkan pulang," lanjutnya.

Sebab itu lah mendiang lantas menjalani check up lebih cepat dan segera jalani perawatan di rumah. "Makanya check upnya akan dipercepat yang harusnya dua Minggu jadi hari Kamis. Yaudah karena papa saya memang dari hari pertama, dari tanggal 16 udah mau pulang ke rumah ya kami senang gitu karena bisa pulang ke rumah nyaman, lebih senang gitu ya," tutur Olga.

2 dari 2 halaman

2. Keluarga Olga Lydia Sudah Merelakan

Namun Tuhan berkehendak lain. Pada Selasa (5/11) sang ayah meninggal. "Yah ternyata siang ini jam 16:30 WIB tadi dalam tidur, papa saya dipanggil Tuhan. Jadi ya mungkin tuhan punya rencana lain," ucap model cantik berdarah Tionghoa ini.

Bagi Olga, barangkali ayahnya memang ingin meninggal di rumah bukannya di rumah sakit. "Buat saya sendiri mungkin ayah saya memang pengennya pergi dari rumah, bukan dari rumah sakit, bukan dalam keadaan penuh dengan alat-alat bantu misalnya jadi ya saya pikir kami keluarga sudah merelakan," tutupnya.

(kpl/far/tdr)


Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi

↑