Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Bacakan Pledoi, Medina Zein Menangis Ingat Anak

Kamis, 22 September 2022 22:05 WIB
Bacakan Pledoi, Medina Zein Menangis Ingat Anak
Medina Zein © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Medina Zein, terdakwa dua kasus berbeda, yakni pencemaran nama baik dan pengancaman, mencoba menggugah nurani Hakim dengan membacakan pledoi pada sidang yang berlangsung Kamis (22/9/2022).

Dari pantauan, Medina tampak mengeluarkan secarik kertas, kemudian membacanya. Di sela membacakan pledoi, terutama saat menyebut nama suaminya, Lukman Azhari, tampak Medina menangis. Berikut isi pledoi Medina Zein:

"Saya ibu dua anak di mana anak-anak saya masih membutuhkan bimbingan dan perhatian dari ibunya. Saya sadar belum bisa menjadi sosok ibu yang baik, tapi saya berusaha untuk menjadi ibu yang terbaik. Anak saya yang kecil, yang masih berusia 3 tahun sering menangis mencari keberadaan ibunya. Hati saya sebagai seorang ibu sangat teriris dan psikologi saya jadi sangat terganggu," ujar Medina.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Pledoi Medina

Gambar

"Untuk pelapor, Kak Icha (Marissya Icha) dan Kak Uci (Uci Flowdea), saya sebagai manusia biasa tak luput dari kesalahan saya mohon maaf atas semua perbuatan yang saya lakukan," lanjutnya.

"Untuk suami saya, saya terima kasih apa yang sudah dilakukan selama ini semoga setelah kejadian ini saya bisa menjadi istri dan ibu yang baik terima kasih selalu ada untuk saya dalam situasi apapun," kata Medina.

"Untuk majelis Hakim, izinkan saya menyampaikan hal yang bisa meringankan hukuman saya, saya belum pernah dihukum dalam kasus apapun dan saya kooperatif selama persidangan, saya menyesali segala perbuatan yang saya buat dan tidak akan mengulangi lagi ke depannya saya akan lebih bijak lagi dalam bersosial media. Majelis yang saya muliakan kiranya menerima permohonan maaf saya ini dan mendapat keputusan yang seadil- adilnya," tutur Medina Zein.

2. 2 Kasus

Gambar

Medina Zein menjadi terdakwa dua kasus berbeda, yakni kasus pengancaman atas laporan Uci Flowdea dan pencemaran nama baik atas laporan Marissya Icha. Medina Zein ditahan di rutan Polda sejak 7 Juli 2022. Kemudian ia dipindah ke Rutan Pondok Bambu akhir Agustus 2022.

Saat ini Medina masih menjalani persidangan untuk menentukan nasibnya. Pada sidang yang berlangsung pada Senin (19/9/2022), Jaksa menuntut Medina Zein dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara untuk perkara pengancaman dan menuntut 1 tahun penjara untuk kasus pencemaran nama baik.