Bakal Memeluk Islam, Ini Pihak yang Jadi Saksi di Prosesi Mualaf Deddy Corbuzier

Louvina Gita | Jum'at, 21 Juni 2019 12:50 WIB
Bakal Memeluk Islam, Ini Pihak yang Jadi Saksi di Prosesi Mualaf Deddy Corbuzier

Kapanlagi.com - Kabar Deddy Corbuzier bakal menjadi seorang mualaf sudah santer terdengar beberapa hari terakhir. Bukan gimmick, Deddy akan melafazkan dua kalimat Syahadat usai salat Jum'at hari ini (21/6).

Rencananya Deddy akan melangsungkan prosesi mualafnya di Pesantren Ora Aji, Sleman Yogyakarta. Lantas siapa saja yang akan hadir dan menjadi saksi dalam prosesi tersebut?

1 dari 3 halaman

1. Perwakilan MYC

Perwakilan MYC Instagram.com/@mualafcenteryogyakarta
Dilansir dari Liputan6.com, perwakilan dari Mualaf Center Yogyakarta (MYC) akan menjadi salah satu saksi yang hadir. Hal itu disebutkan langsung lewat unggahan di akun sosial media milik MYC.

"Insya Allah perwakilan @mualafcenteryogyakarta akan ikut serta hadir guna menjadi saksi kebahagiaan kita semua atas hidayah yang Allah berikan kepada mas Deddy Corbuzier," tulis akun tersebut.

2 dari 3 halaman

2. Persiapan

Guru spiritual Deddy, Gus Miftah akan menuntun langsung sang murid untuk membaca dua kalimat Syahadat. Untuk menyelenggarakan prosesi mualaf Deddy ini pun pihak ponpes tidak melakukan persiapan khusus.

"Kita biasa mengislamkan orang. Enggak ada persiapan, sama saja kayak yang lain," kata Gus Miftah.

Mengenai adanya perubahan nama setelah Deddy memeluk Islam pun masih belum ada pembicaraan lebih lanjut. Hal itu baru akan dibicarakan hari ini. "Besok (21/6) baru mau didiskusiin sama dia (Deddy)," ujar Gus Miftah.

3 dari 3 halaman

3. Alasan Mualaf

Keputusan Deddy untuk berpindah keyakinan ini mendapat dukungan penuh dari Gus Miftah sebagai seorang guru spiritualnya. Terlebih alasan Deddy masuk Islam bukan karena alasan lain yang berurusan dengan manusia lain.

"Jadi yang perlu diingat Deddy masuk Islam bukan karena lagi ada masalah. Bukan (karena) perempuan, bukan karena mau nikah, nggak. Tapi memang benar-benar dia yakin dengan penjelasan saya kepada dia tentang Islam. Jadi tidak ada embel-embel apapun," terang Gus Miftah.

(kpl/lou)


Editor:  

Louvina Gita

↑