Bayinya Baru Lahir & Disuruh Masuk NICU, Donita Sempat Panik

Sanjaya Ferryanto | 15 Januari 2018, 16:20 WIB
Bayinya Baru Lahir & Disuruh Masuk NICU, Donita Sempat Panik

Kapanlagi.com - Donita baru saja melahirkan putra keduanya yang diberi nama Parvaiz Farezell Shaquill Nugroho pada tanggal 11 Januari lalu. Kelahiran putra keduanya ini rupanya sempat membuat Donita dan sang suami Adi Nugroho panik lantaran saat baru lahir, sang bayi harus dibawa ke ruangan khusus untuk perawatan intensif bayi, yakni NICU (Neonatal Intensive Care Unit).

"Prosesnya caesar tapi rasa normal. Prosesnya sih cepat alhamdulillah, yang agak bingungnya pas habis lahir terus semua sibuk kan ngurus bayi segala macam. Aku kan masih dianastesi dan cuma bilang selamat ya anaknya ganteng. Terus dokter anaknya bilang nanti IMD-nya (Inisiasi Menyusui Dini) setelah bersih dan rapi ya. Aku masih nggak mikir apa-apa kan dirapihin segala macam. Terus tiba-tiba kok abis selesai diazanin sama papanya, tiba-tiba kayak masih ada kerumunan orang keluar," ujar Donita mengawali cerita persalinannya saat jumpa pers di Rumah Sakit Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1).

"Masih belum sadar tuh. Masih agak bingung. Ya sudah lah aku pikir tiap dokternya kan punya treatment yang berbeda IMD-nya setelah bersih yang ada di otak aku gitu. Aku pas lagi istirahat di ruang perawatan terus dokter masuk loh suaminya mana ya, aku lagi tidur gitu, aku kayak setengah dengar, cuma yang jawab perawatnya. Iya ini kita dari dokter NICU Brawijaya mau jelasin ini anaknya kenapa di NICU. Itu aku yang setengah dengar NICU langsung hah kok di NICU dok?," lanjut Donita.

Donita & Adi Nugroho © Kapanlagi/Bayu HerdiantoDonita & Adi Nugroho © Kapanlagi/Bayu Herdianto

Melihat Donita yang panik lantaran belum bisa bertemu bayinya yang baru lahir, sang dokter pun menjelaskan kondisi sang bayi yang rupanya tak bisa menangis dengan lepas dan masih merintih saat dilahirkan.

"Iya kemarin kan lahir bayinya cukup besar 2,9 kg untuk anak laki-laki. Cuma waktu lahir itu dia nangisnya nggak lepas, nangisnya nggak kuat, masih merintih. Kalau begitu tuh kita nggak bisa biarin. Makanya kita cepat-cepat untuk ambil tindakan bawa ke NICU. Jadi kita bantu dengan alat sebentar, karena penanganan cepat terus bisa keluar besoknya. Jadi cuma sehari proses adaptasi aja sih. Memang itu lebih sering kepada bayi yang lahir caesar ya," jelas dokter Ricky Permadi.

Karena masih panik dan belum sempat bertemu dengan sang buah hati hampir 24 jam, Donita sampai tak berani membaca pesan-pesan yang ada di handphone-nya lantaran ia masih sedih dan belum melihat kondisi sang bayi.

"Karena ya belum pernah ada pengalaman anak masuk NICU. Karena masuk NICU kan kesannya menyeramkan kan aja. Jadi aku nggak mau buka hp terus orang-orang pada nanya sebenarnya udah lahiran belum sih, semua orang banyak yang nanya. Bukannya nggak mau jawab ya aku juga bingung. Karena keadaan bayinya juga masih tanda tanya aja sih," ungkapnya.

"Aku sempat pusing, pagi-pagi dateng ke NICU buat nyusuin. Sekali dateng ke sana belum bisa diputusin karena baru nyoba. Kedua kali sorean, baru bisa diputusin bayinya alhamdulillah dinyatakan sehat jadi sudah bisa lepas dari alat. Akhirnya bisa bareng sama kita tuh malam," pungkas Donita.

(kpl/rhm/frs)

Reporter:   Nuzulur Rakhmah