Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Beberapa Hari Dirawat di Rumah Sakit, Kondisi Kesehatan Pak Ogah Semakin Menurun

Senin, 17 Januari 2022 14:01 WIB
Beberapa Hari Dirawat di Rumah Sakit, Kondisi Kesehatan Pak Ogah Semakin Menurun
Kondisi kesehatan Pak Ogah menurun. (credit: Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Kapanlagi.com - Abdul Hamid pengisi suara Pak Ogah dalam acara anak-anak Si Unyil tengah menjalani perawatan di rumah sakit Kartika Husada Bekasi. Lima hari menjalani perawatan, kondisi Pak Ogah belum juga membaik. Bahkan, menurut Harma, keponakan Pak Ogah mengatakan, kondisi sang paman semakin menurun.

"Kondisinya semakin menurun, tapi kalo masalah ngamuk masih," kata Harma saat ditemui di rumah Pak Ogah, di kawasan Bekasi, Senin (17/1/2022).

Harma menjelaskan, selama di rumah sakit Pak Ogah juga sering kali mengalami sesak napas serta mengeluh sakit perut dan kepala. Menurutnya, keluhan itu muncul karena pak Ogah mengalami sakit kompilasi.

"Kepala sama perut sih, napas sesak. Dia kan penggumpalan darah kan, terus batu empedu, batu ginjal, darah tinggi, komplikasi. Komplikasi mungkin dia udah tua ya karena umur cuma lebih ini yang penggumpalan darah yang di kepala ini," katanya.

1. Tidak Mau Makan 3 Hari

Gambar

Harma menyebut, kondisi Pak Ogah menurun ketika sakit kepala menyerang. Pak Ogah juga sempat tak mau makan selama 3 hari sehingga memperburuk keadaannya.

"Kalau itu pas kepalanya sakit terus kondisinya menurun lemas. Makannya juga enggak mau, tiga hari enggak makan. Nah kalau yg dibawa ke rumah sakit karena tiga hari enggak makan," terang Harma.

Sebelumnya, Pak Ogah dilarikan ke rumah sakit Kartika Husada pada Rabu lalu (12/1). Saat itu, kondisi kesehatan Pak Ogah semakin menurun.

2. Perilaku Berubah

Gambar

Selain soal kondisi kesehatan yang menurun, Pak Ogah juga sempat dikabarkan mengalami perubahan perilaku. Yuyun Widayanti, istri Pak Ogah mengungkap suaminya itu sering mengamuk. Hal itu dikarenakan Pak Ogah marah-marah kalau tak ada makanan favoritnya di rumah.

"Empat bulan ini makannya tertentu. Kalau buat makan, ayam. Kalau malam roti dan wafer. Kalau nggak ada itu, dua hari marah-marah aja. 'Susah ya nggak ada uang lagi, susah banget sih hidup, masa nggak ada apa-apa'" ujar Yuyun saat ditemui di kediamannya kawasan Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, (7/12).

3. Harus Ada Wafer

Gambar

Tak tanggung-tanggung, dalam sehari Yuyun mengatakan bahwa dirinya wajib menyediakan delapan bungkus wafer. Apabila jumlahnya kurang, Pak Ogah pun mengamuk.

"Ibu coba diturunin beli 6, ngamuk dia," ucapnya.

4. Seperti Anak Kecil

Selain itu, menurut Yuyun secara fisik kondisi Pak Ogah terlihat baik-baik saja, namun sikapnya kembali seperti anak kecil lagi. Bahkan Pak Ogah juga sering keluar rumah tanpa alasan jelas, biasanya ia ditemukan oleh tetangga lalu diantar pulang.

"Kadang-kadang dia gelisah, dia keluar entah kemana. Nggak lama, ada yang nemuin udah sampe depan. 'Bu maaf bu ini bapak tadi kayak kebingungan di depan'" pungkasnya.

5. Sering Ketakutan

Tak hanya itu, Yuyun mengatakan Pak Ogah sering bersikap aneh karena sudah pikun. Bahkan Pak Ogah sering ketakutan dengan hal-hal yang tak masuk akal.

"Hidupnya tuh kayak nggak tenang gitu kan, kayak yang takut, kalau sudah makan, 'Buat nanti ada?' gitu kan. Terus kayak ke kompor pun, nanti kebakaran atau apa gitu, jadi hidupnya itu kayak ditakut-takutin," ujarnya.