Bela Bapak Tua yang Dimarahi Baim Wong, Nikita Mirzani Sarankan Lapor ke Polisi

Selasa, 12 Oktober 2021 22:16 WIB
Bela Bapak Tua yang Dimarahi Baim Wong, Nikita Mirzani Sarankan Lapor ke Polisi
Credit: instagram.com/nikitamirzanimawardi_172/baimwong/

Kapanlagi.com - Suhud, bapak tua yang dimarahi dan disebut Baim Wong pengemis, menemui Nikita Mirzani untuk sekadar berkeluh kesah, Senin (12/10/2021) di Ciledug, Tangerang, Banten.

Dalam perbincangannya dengan Suhud, Nikita mengaku sempat sedih mendengar kisah pilu sang bapak tua yang disebut-sebut Baim pengemis.

"Tadi gua sempat tanya bapak pengemis? 'Nggak saya bukan pengemis! Saya cuma nawarin buku tapi saya dibilang pengemis berkali kali'. Dan bapak itu sempat nangis karena si Baim juga kan klarifikasinya sekonyong konyong tidak menyesali perbuatannya," kata Nikita Mirzani.

Suhud, melalui Nikita, berharap Baim Wong meminta maaf dan menghapus konten video berjudul 'Adiknya Kiano, Udah Pengen Cepet Keluar, Mama Pau Langsung ke Rumah Sakit'.

"Sebenarnya bapak itu simple Baim minta maaf dan videonya segera di take down karena dari anak-anaknya kan nggak mau bapaknya diolok olok sebagai pengemis kan bapak itu bukan pengemis," tutur Nikita.

1. Sarankan Lapor ke Polisi

Dalam perbincangannya dengan Suhud, Nikita juga menganjurkan Suhud agar membuat laporan polisi untuk memberi efek jera terhadap Baim.

"Gua sih kasih saran begitu ya. Sebetulnya bisa melaporkan secara pidana kalau tidak berkenan untuk dijadikan konten, kan ada Undang undangnya. Gua bilang dilaporkan aja biar jadi pelajaran kan kita harus memanusiakan manusia," tutur Nikita.

2. Peringatan Para Pembuat Konten

Suhud, kata Nikita setuju untuk melaporkan Baim Wong ke polisi. Dengan hal itu, Nikita berharap bahwa semua pembuat konten bisa bertanggung jawab terhadap apa yang dibuat.

"Setuju dia. (Laporkan) dalam waktu dekat. Maksud gua biar orang bikin konten mikir nggak sembarangan. Nggak usah sok-sokan ngasih uang cuma beberapa lembar tapi nggak tulus," kata Nikita.

Sementara itu, Suhud yang dicecar berbagai pertanyaan oleh awak media, memilih diam dan berlalu pergi.