Belum Siap Mental, Pemeriksaan Anak Nia Daniaty Ditunda Pekan Depan

Rabu, 06 Oktober 2021 15:08 WIB
Belum Siap Mental, Pemeriksaan Anak Nia Daniaty Ditunda Pekan Depan
Nia Daniaty © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Anak Nia Daniaty, Olivia Nathania atau yang biasa disapa Oi dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Selasa (5/10). Seharusnya, dia diperiksa atas kasus dugaan penipuan berkedok modus rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Namun, pemanggilan tersebut terpaksa ditunda pekan depan karena Olivia Nathania belum menyiapkan bukti-bukti yang lengkap terkait kasus dugaan penipuan berkedok CPNS. Oleh karena itu, kuasa hukum Oi, Susanti Agustina meminta kepada penyidik supaya dijadwalkan ulang untuk pemanggilan kliennya itu.

"Karena belum siap dalam pemberkasan segala macam, karena pastinya ada bukti-bukti pendukung yang belum siap oleh Olivia. Jadi kami sebagai kuasa hukum meminta kepada penyidik pada direktur khususnya, untuk reschedule lagi paling telat hari Senin tanggal 11 (Oktober)," kata Susanti Agustina di Polda Metro Jaya, Selasa (5/10).

Tak cuma bukti-bukti yang belum lengkap, Susanti mengatakan kliennya itu juga belum siap mental untuk memberikan keterangan kasus dugaan penipuan tersebut. "Oi belum siap mental, dokumen-dokumen masih ada yang kurang," katanya.

1. Bukti-Bukti Sudah Dipersiapkan

Karena harus dijadwalkan ulang, kedatangan Susanti Agustina ke Polda Metro Jaya hanya memenuhi undangan penyidik serta memberikan klarifikasi atas laporan Agustin dan Karnu. "Agendanya hanya undangan dan klarifikasi mengenai laporan Agustin," katanya.

Susanti mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan bukti-bukti terkait laporan dari pihak Agustin. Menurutnya, Agustin bukanlah korban dugaan penipuan berkedok rekrutmen CPNS. Tetapi, Agustin menjadi salah satu orang yang bekerjasama dengan Oi.

"Kita ada bukti-bukti mengenai pelapor Agustin. Itu tidak menjadi korban melainkan kerjasama. Seperti kerjasama antara Oi dan Agustin. Karena yang banyak merekrut dari pada orang ikut dalam calon CPNS sampai 225 itu infonya seperti," kata Susanti.

"Oi sendiri juga tidak tahu jumlahnya segitu. Nah ini antara Olivia dengan ibu Agustin berbeda nih. Nah itu yang mau kami luruskan. Dan kami sebagai tim kuasa hukum sedang merekap apa yang dikatakan Olivia benar atau tidak," tutup Susanti.