Berhasil Wujudkan Mimpi, Choky Sitohang Siap Ciptakan Para Public Speaking Handal

Gogor Subyakto | Jum'at, 20 September 2019 07:28 WIB
Berhasil Wujudkan Mimpi, Choky Sitohang Siap Ciptakan Para Public Speaking Handal

Kapanlagi.com - Lama tak terdengar kabarnya, Presenter tampan Choky Sitohang ternyata sukses membangun sebuah sekolah khusus untuk mempelajari public speaking. Bersama istrinya, sekolahnya rupanya ini telah banyak melahirkan para pembicara handal.

Saat ditemui di mall Citywalk Sudirman, Jakarta Selatan, (18/9) Rabu malam, Bersama istrinya, Melissa Aryani, mereka berdua meresmikan kantor Choky Sitohang Speaking Incorporation. Choky juga menceritakan inspirasinya membangun sekolah tersebut.

"Ini lahir dari sebuah kerinduan, dari rasa penasaran bahwa kenapa hanya segelintir orang yang dianggap bertalenta dan layak untuk tampil di depan orang banyak. Kenapa begitu? Ya orang yang berbakat banyak, tapi akan lebih baik jika dilatih terus menerus. Karena menginspirasi orang banyak hanya satu persen talenta, sisanya yang dibutuhkan adalah latihan," ujar Choky.

1 dari 2 halaman

1. Tak Sekedar Pelatihan

Chocky menekankan latihan percaya diri pada para siswanya. Tak hanya sekolah untuk melatih cara berbicara dan kepercayaan diri saja, rupanya ia juga mendirikan sebuah manajemen yang dinamai CST manajemen untuk menampung dan mewadahi para siswanya untuk mengaplikasikan apa yang sudah dipelajari.

"Hari ini saya bersyukur bisa memberikan informasi ke masyarakat, tak hanya pelatihan, kami juga mewadahi lewat manajemen untuk membantu para siswa kami menemukan jalan mereka, jadi tak hanya sekedar pelatihan saja," sambungnya.

2 dari 2 halaman

2. Visi & Misi Choky

Visi & Misi Choky © KapanLagi.com/Irfan Kafril
Hal tersebut sekaligus menjadi visi dan misi Choky untuk masa depan instansi serta para siswanya. Akan membimbing para siswa bertalenta sampai bisa menjadi pembicara handal yang menginspirasi menjadi misi utama Choky.

"Tentu saja, setelah pelatihan para siswa tak langsung bisa menjadi pembicara handal, pasti butuh proses, maka dari itu kami bertekad akan terus membimbing mereka sampai bisa sepenuhnya. Tapi yang menentukan adalah siswa itu sendiri," tukasnya.

(kpl/irf/ssm)


Reporter:  

Irfan Kafril

↑