Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Beri Sumbangan Untuk Korban Banjir di Malang dan Batu, Kiwil Ingin Seimbangkan Dunia Artis dan Dakwah

Selasa, 09 November 2021 20:15 WIB
Beri Sumbangan Untuk Korban Banjir di Malang dan Batu, Kiwil Ingin Seimbangkan Dunia Artis dan Dakwah
Kiwil beri sumbangan untuk korban banjir bandang di Malang dan Batu © KapanLagi.com/Darmadi Sasongko

Kapanlagi.com - Komedian Kiwil mengaku mengimbangi hidupnga dengan berdakwah, selain sibuk di dunia entertainment yang terus digelutinya. Karena itu, Kiwil meluangkan waktunya untuk aktif berdakwah di lokasi bencana.

"Memang harus aktif seperti ini, intinya ini bagian dari dakwah. Jadi, konsentrasi juga di entertainment dan dakwah, berimbang lah," ungkap Kiwil kepada KapanLagi.com di Kampung Putih Kota Malang, Senin (8/11).

"Sekarang sibuk persiapan sinetron terbaru yang tayang Desember pertengahan ini, mungkin di 2022 makin padat lagi, insya Allah. Baik dakwah dan entertainment, seimbanglah" sambungnya.

Kiwil didampingi istri barunya, Venti Virgianti mengungkapkan alasan menerjuni dunia dakwah. Hidup menurutnya harus berguna bagi orang lain, sehingga kegiatan dakwah harus ditekuninya dan jangan sampai ditinggalkan.

"Ternyata pesan kyai cuma satu, kalau kau ingin menjadi manusia bermanfaat ya bermaatlah untuk orang lain," tegasnya.

1. Beri Sumbangan ke Korban Banjir

Gambar

Kiwil bersama Venti Virgianti, serta Daus Mini dan Ustaz Dicky Mirza mengunjungi lokasi korban bencana banjir bandang di Kota Batu dan Kota Malang. Rombongan menyerahkan sumbangan berupa material uang dan material bangunan ke korban di Bumiaji Batu dan Kampung Putih Malang.

"Saya ngomong ke Walikota, agar dananya biar segera cair. Pak Walikota mohon maaf, selesaikan masalah orang kecil, karena doa orang kecil, itu sangat mudah diijabahi," seloroh Kiwil.

Sementara itu selama kunjungan, Kiwil memberikan motivasi kepada para korban agar tetap diberi ketabahan menghadapi ujian. Mereka juga melayani masyarakat yang ingin berfoto bersama.

"Ini (Kampung Putih) titik kami yang kedua. Kami menyumbangkan bata ringan, material untuk beberapa rumah yang hilang akibat terseret banjir bandang, uang serta alquran juga," urai Ustadz Zacky Mirza.

Hujan dengan intensitas tinggi di Kota Batu dan sekitarnya, Kamis (4/11) menyebabkan banjir bandang. Sebanyak 124 Kepala Keluarga (KK) di Batu terdampak yang menyebabkan 43 rumah rusak dan 32 rumah terendam lumpur. Banjir bandang juga menyebabkan 7 orang meninggal dunia dan belasan orang luka-luka.

Selain itu banjir bandang juga menyebabkan ratusan keluarga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai Brantas di Kota Malang harus mengungsi. Harta benda dan beberapa rumah mereka rusak terbawa arus sungai.