Berjuang Sembuh Lawan Kanker Ganas, Pelawak Nurul Qomar Jalani Kemoterapi 2 Minggu Sekali

Selasa, 05 Oktober 2021 11:02 WIB
Berjuang Sembuh Lawan Kanker Ganas, Pelawak Nurul Qomar Jalani Kemoterapi 2 Minggu Sekali
Qomar (credit: Kapanlagi.com)

Kapanlagi.com - Komedian Nurul Qomar divonis mengidap kanker ganas stadium 4c di bagian usus. Untuk mengobati penyakitnya, pria kelahiran 11 Maret 1960 ini, harus menjalani operasi besar pada September 2021 lalu.

"Saya kena kanker ganas stadium 4C di usus besar dan kecil. Bulan September operasi besar sekitar 3 mingguan saya di Rumah Sakit," kata Qomar saat dihubungi Kapanlagi.com, Senin (4/10/2021).

Usai menjalani operasi, kini personel grup lawak Empat Sekawan ini masih harus berjuang melawan kanker dengan menjalani kemoterapi.

"Sekarang sedang pengobatan kemoterapi untuk membunuh sel kanker ganas selama enam bulan kedepan," kata Qomar.

1. 2 Minggu Sekali

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai rektor dan mantan anggota DPR ini, kemoterapi harus dijalaninya dua minggu sekali selama enam bulan. Saat ini dirinya baru melakukan kemoterapi pertama.

"Dua minggu sekali saya harus dikemoterapi. Sekali kemoterapi itu selama dua hari dua malam diinfus, sekitar 46 jam. Nanti tanggal 11 Oktober saya harus kemo lagi," tuturnya.

Dampak setelah melakukan kemoterapi, menurut Qomar adalah rasa mual yang dianggapnya amat menyiksa.

"Mual setelah kemo (itu yang berat). Walaupun sudah diberi obat anti mual, tetap saja tiap bangun tidur ada perasaan mual," Kata Qomar.

2. Perubahan yang Dialami Qomar

Qomar juga menambahkan, akibat penyakit yang di deritanya, kini dirinya tak lagi buang kotoran melalui anus. "Jadi pencernaannya diubah, tidak lagi di anus BAB nya, tapi di pinggang, dibuatkan lubang stroma," tuturnya.

Pola makannya juga berubah drastis. Kini, dirinya tidak diperbolehkan memakan maupun meminum yang mengandung penyedap rasa, pengawet dan pewarna.

"Secara medis saya sudah tidak lagi boleh makan makanan yang dibakar. Karena arangnya yang memicu kanker. 3 P saya juga nggak boleh. Penyedap makanan, pengawet, dan pewarna. Pokoknya yang mengandung unsur 3P nggak boleh," tuturnya.