Bertemu dengan Jokowi, Agnez Mo Bicarakan Sebuah 'Mimpi'

Galuh Esti Nugraini | Sabtu, 12 Januari 2019 13:35 WIB
Bertemu dengan Jokowi, Agnez Mo Bicarakan Sebuah 'Mimpi'

Kapanlagi.com - Sungguh pengalaman luar biasa didapatkan oleh penyanyi Agnez Mo. Ya, dalam kesempatan yang ada, ia bertemu langsung dengan Presiden Indonesia, Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jumat (11/1/2019). Dalam pertemuannya itu, banyak yang mereka bicarakan.

Salah satunya mengenai mimpi dan cita-cita para anak muda. Mengenai mimpi yang menjadi nyata, tentu Agnez Mo telah merasakannya. Ia pun berhasil go internasional dalam karier musiknya.

Dan kini terbukti sudah, hasil kerja kerasnya membuahkan hasil. Tentu saja karena hal tersebut, Agnez Mo pun menjadi sosok yang inspiratif. Meski begitu banyak juga para anak muda yang masih terbentur dengan ideologi lama, inilah yang mereka diskusikan.

"Sebenernya lebih ke sharing aja sih kan saya datang ke sana itu kapasitasnya sebagai warga negara Indonesia yang cerita sama kepala negaranya. Tidak ada sama sekali agenda politik, nggak ada agenda-agenda lain. Karena kan selama ini yang jadi pesan aku adalah dream believe and make it happen dan itu saya tujukan terutama untuk anak-anak muda yang masih banyak sekali bentrokan ideologi-ideologi lama atau ide-ide oh misalnya kalau ngomong Bahasa inggris itu artinya lo nggak nasionalis contohnya ya," ungkap Agnez Mo saat ditemui dalam acara Konser Raya 24 Tahun Indosiar Luar Biasa di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jum'at (11/1).

1 dari 2 halaman

1. Bicara Mindset

Memang tak mudah memberikan pandangan baru bagi seseorang. Apalagi jika hal tersebut terkait dengan ideologi. Hal tersebut juga dirasakan oleh Agnez Mo.

"Karena mindset itu masih ada 10 tahun yang lalu pada saat saya bilang mau go internasional. Nggak pakai batik atau nggak pakai kebaya itu artinya lo nggak nasionalis ya sementara saya nari ya susah pakai kebaya. Aku tadi sempat cerita ke bapak kalau menurut bapak sebenarnya kalau anak Indonesia mengutarakan mimpinya itu perlu nggak sih atau itu arogan, karena itu yang selama ini saya sayangkan dari mindset beberapa pihak di Indonesia," ucap pelantun Coke Bottle ini.

2 dari 2 halaman

2. Di Pandang Miring

Di Pandang Miring Agnez Mo bertemu dengan Jokowi / Credit: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
Perjalanan Agnez Mo untuk bisa go internasional tentu banyaknya lika-liku. Bahkan banyak pula meremehkan. Padahal ia ingin mimpinya tersebut didukung, karena bisa menjadi semangat tersendiri.

"Saya cukup sedih ketika ada salah satu anak bangsa yang bilang bahwa mau go internasional bawa nama bangsa malah dibilang nggak mungkin karena lo anak Indonesia," ujarnya.

"Lo kok gitu ngomongnya terus itu arogan karena mengutarakan cita-cita padahal sebenarnya kita dibilang bahwa harus gantungan cita-cita setinggi langit. Terus bapak bilang 'itu bukan arogansi' beliau bilang itu justru diperlukan karena pada saat aku berjuang itu bisa menginspirasi banyak orang. Terus bapak juga tadi nanya sama saya 'sebenernya apa yang mendorong Agnez go internasional itu apa sih? Dan beliau juga bilang bahwa pemerintah akan support," pungkasnya.

(kpl/rhm/gen)


Reporter:  

Nuzulur Rakhmah

↑