Berurai Air Mata, Nikita Mirzani dan Uya Kuya Berdamai Saling Memaafkan

Galuh Esti Nugraini   | Kamis, 16 Januari 2020 16:10 WIB
Berurai Air Mata, Nikita Mirzani dan Uya Kuya Berdamai Saling Memaafkan

Kapanlagi.com - Beberapa waktu lalu hubungan Nikita Mirzani dan Uya Kuya sempat merenggang. Nikita Mirzani bahkan sampai unfollow instagram Uya Kuya. Perseturuan mereka diduga lantaran Nikita Mirzani tidak menyukai ketika Uya Kuya membuat konten YouTube dengan Barbie Kumalasari yang menurutnya settingan.

Namun kini keduanya sudah saling memaafkan. Perdamaian mereka pun terjadi di acara Pagi Pagi Pasti Happy di mana dulu Nikita Mirzani sempat menjadi host bersama Uya Kuya dan Billy Syahputra.

"Iya namanya pernah berteman ya kan, terus slek, biasa lah. Sama papi Uya kan, dia menyadari dia salah. Gue juga menyikat dia juga salah, sama-sama mengakui ya sudah. Saling legowo karena papi Uya mengaku salah. Niki pikir Niki juga salah, gara-gara itu Niki ngomong ini itu segala macam," ujar Nikita Mirzani saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (16/1).

1 dari 2 halaman

1. Sampai Menangis

Dalam pertemuan hari ini, Nikita Mirzani bahkan sampai berurai air mata. Ia jadi terkenang masa-masa indah ketika memandu acara tersebut bersama Uya Kuya.

"Iya sedih aja. Kalau lihat studio itu banyak kenangan, sedih, dilaporin polisi sama para bintang tamu. Kita cari massa ya bareng-bareng, nginjek situ lagi sedih. ketemu lagi Papi Uya deket gitu. Tapi memang sedihnya karena di situ lagi, tempat itu tempat kita bersama kurang lebih dua tahun," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

2. Sudah Berdamai Sejak Lama

Sudah Berdamai Sejak Lama (credit: instagram.com/bilsky16)
Namun diakui Nikita Mirzani sebenarnya mereka sudah berdamai sejak lama. Tapi baru bertatap muka lagi pada hari ini.

"Kalau damai sudah dari kapan tau, tapi baru ketemu tatap mukanya baru tadi. Berdamainya sudah lama, cuma memang nggak diekspose. Kebetulan ulang tahun bang Billy, tadinya nggak mau datang, cuma kayak aduh kangen juga deh yaudah akhirnya datang," tutup Nikita Mirzani.

(kpl/rhm/gen)


Reporter:  

Nuzulur Rakhmah

↑